Potretkota.com - Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul telah menggelar penyerahkan sertifikat tanah ke 50 orang perwakilan masyarakat Kota Pasuruan di Gedung Gradika, Kota Pasuruan, Selasa (8/6/2021).
Dalam penyerahan itu, Gus Ipul berharap tidak ada lagi konflik atau sengketa terkait perebutan tanah di Kota Pasuruan. Selain itu, ia menargetkan akhir tahun 2021, semua warga Kota Pasuruan harus mendapat surat tanah melalui program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) dari Kementrian ATR/BPN.
Baca Juga: Polisi Pasang Alarm Motor Gratis untuk Cegah Curanmor di Surabaya
"Ini adalah upaya pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. Semoga dengan sertifikat ini masyarakat bisa lebih sejahtera, lebih tenang karena tidak khawatir tanahnya hilang atau diserobot orang," kata Gus Ipul
Baca Juga: Hakim PN Surabaya Keluhkan Pendemo Bawa Sound Besar
Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini juga meminta agar masyarakat bisa menjaga sertifikat ini sekuat tenaga dan sekuat kemampuannya. "Kalau bisa jangan dijual, atau bahkan dijadikan agunan untuk mengajukan pinjaman ke bank. Sertifikat ini sangat berharga sekali," tambahnya.
Gus Ipul berharap masalah pertanahan bisa terselesaikan tahun ini. Tak hanya itu, ia meminta proses pengurusan sertifikat tanah dapat cepat dan tidak di per sulit. Sekedar diketahui berdasarkan data dari BPN, sudah 95 persen tanah milik masyarakat Kota Pasuruan sudah bersertifikat. Maka dari itu, kami menargetkan akhir tahun ini sudah selesai. "Target nasional 2024, semua tanah yang belum bersertifikat sudah bersertifikat. Insyallah Kota Pasuruan tahun 2021 ini selesai, " paparnya, minta ke semua OPD, khususnya lurah dan camat untuk betul-betul mensukseskan program ini dengan mendampi masyarakat secara langsung.
Baca Juga: Seleksi Petugas Haji Diperketat, Utamakan Layanan Kesehatan
Terpisah, Kepala BPN Pasuruan, Martono mengucapkan terima kasih ke pak Wali dan Wakil Wali Kota yang sudah membantu mensukseskan program ini. "Kalau tidak ada bantuan pak Wali mungkin PTSL ini belum bisa berjalan maksimal. Terima kasih atas support dan dukungannya sehingga PTSL ini cepat," pungkasnya. (Mat)
Editor : Redaksi