Potretkota.com - Kementerian BUMN telah menyelenggarakan gerakan program penanaman pohon Indonesia. Acara tersebut diperingati setiap tanggal 28 November yang kebetulan saat ini bertepatan hari, Minggu (28/11/2021).
Dwi Satriyo, Calon Wakil Ketua Umum PII (Persatuan Insinyur Indonesia) periode 2021-2023 menyampaikan, program tanam pohon ini dari Kementrian BUMN. Bibit pohon yang akan di tanam berjumlah 12.300 ribu. Dari jumlah tersebut dibagi menjadi dua wilayah yaitu, 12.000 ribu bibit pohon ditanam di lahan seluas 72 hektar di Bumiaji, Kota Batu yang waktu itu menjadi banjir bandang. Kemudian yang 300 ribu ditanam dilahan seluas 4,2 hektare di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Baca Juga: Mengenal KRI Bala Putra Dewa 322
"Gerakan penanaman tersebut dilakukan sebagai momen upaya revegetatif daerah longsor," kata Dwi Satriyo.
Baca Juga: Mentan: Pemerintah Siapkan 3 Juta Hektare Sawah Baru
Menurutnya, terkait jumlah 300 bibit pohon yang akan ditanam diwilayah Kabupaten Pasuruan, rinciannya terdiri dari 50 bibit Alpukat Mentega, 50 Alpukat Aligator, 50 bibit Durian, 150 bibit Nangka 150. "Tanaman ini dipilih dari bibit tanaman sambung/stek yang cocok untuk kegiatan konservasi. Jenis bibit ini diprediksi sudah bisa berbuah dalam waktu tiga tahun untuk dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar," imbuh Dwi Satriyo.
Baca Juga: Mentan Amran Harap ITS Jadi Motor Penggerak Pertanian Modern
Hal yang sama disampaikan oleh Bupati Pasuruan melalui Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa mengapresiasi peran aktif BUMN dalam melakukan perbaikan lingkungan di Kabupaten Pasuruan, dimana saat ini masih terdapat 6.000 hektare lahan kritis di wilayahnya. "Berharap kegiatan ini berkelanjutan di tahun berikutnya, sehingga lingkungan di Kabupaten Pasuruan semakin baik," ungkapnya. (Mat)
Editor : Redaksi