Potretkota.com - Lembaga pendidikan, TNI Angkatan Laut terus berkomitmen membangun sumber daya manusia yang unggul, guna mewujudkan TNI AL yang profesional, modern, dan tangguh. Komitmen yang diusung sebagai tema dalam peringatan Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut Ke-76, digelar di Lapangan Laut Maluku Kodiklatal Surabaya.
Hari Pendidikan TNI AL (Hardikal) ke-76 diperingati oleh empat lembaga pendidikan yang dimiliki TNI AL, yakni Kodiklatal, AAL, Seskoal dan STTAL. Setelah vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, maka tahun ini upacara militer kembali dilaksanakan sebagai puncak peringatan Hardikal tahun 2022. Upacara dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono.
Baca Juga: Jelang Imlek, Usaha Kue Keranjang di Surabaya Kebanjiran Pesanan
Sebanyak 1620 pasukan upacara dari Satuan Korps Musik gabungan dari Kodiklatal, Lantamal V, Puspenerbal dan Lanmar Surabaya, serta pasukan upacara sebanyak 6 batalyon atau sekitar 1.620 personel mengikuti upacara. Dalam sambutan tertulisnya, Kasal Laksamana Yudo Margono menyampaikan, pembinaan kekuatan TNI Angkatan Laut dalam struktur SSAT, sangat tergantung kepada kualitas sumber daya manusia yang mengawaki.
Struktur SSAT sendiri terdiri dari Kapal Perang, Pesawat Udara Angkatan Laut, Marinir dan Pangkalan. Sumber daya manusia yang unggul menjadi sebuah prioritas dalam pembangunan TNI AL. Dengan demikian, menurut Yudo, pendidikan dan pelatihan menjadi sangat penting bagi keberlangsungan kekuatan pertahanan Republik Indonesia.
“Oleh sebab itu, pembangunan sumber daya manusia yang unggul menjadi prioritas utama pembangunan TNI Angkatan Laut, sehingga penyediaan personel berikut pendidikan dan pelatihannya menjadi bagian yang sangat penting bagi kelanjutan organisasi,” ujar Yudo.
Baca Juga: Mengenal KRI Bala Putra Dewa 322
Selain itu, mengambil langkah modernisasi lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut menjadi hal yang sangat penting pada semua aspek dan komponennya. Termasuk diantaranya, meningkatkan kompetensi dosen dan tenaga pendidik agar lebih kreatif, berpikir kritis, kolaboratif, komunikatif, inovatif, problem solving, memiliki kemampuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan berkarakter.
Terkait kebutuhan TNI AL akan sumber daya manusia atau personel saat ini, maka ada rencana TNI AL membentuk Satuan Pendidikan 4 di Manado, guna melengkapi tiga satuan pendidikan sebelumnya di Tanjung Uban, Makassar, dan Sorong. Yudo berharap langkah kebijakan ini dapat dipahami dan dilaksanakan oleh semua pihak terkait sehingga tujuannya dapat tercapai sesuai harapan.
Baca Juga: Hakordia 2025, Kejari Tanjung Perak Tingkatkan Lidik Kasus Korupsi Laporan Masyarakat
Selain diisi dengan parade militer, peringatan kali ini diwarnai penampilan Rampak Bedug Taruna AAL, Genderang Suling (GS) Gita Jala Taruna AAL, dan tari Reog Ponorogo dari siswa Kodiklatal. Sementara dalam peringatan Hardikal 2022, TNI AL mengelar berbagai kegiatan lomba di bidang olahraga (Menembak, Panahan Dan Bulu Tangkis).
Bukan hanya perlombaan, peringatan juga diisi dengan kegiatan sosial diantaranya kunjungan sosial ke Warakawuri dan prajurit dan PNS mengalami musibah, donor darah bekerja sama dengan PMI, serta menggelar kegiatan vaksin untuk masyarakat maritim. Sebelum pelaksanaan puncak peringatan Hardikal, dilaksanakan kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan yang berlokasi di Jl. Mayjen Sungkono Surabaya yang dipimpin Komandan Kodiklatal Letjen TNI (Mar) Suhartono. (Fred)
Editor : Redaksi