Pemprov DKI Minta Harga Sapi Idul Adha Turun

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Jelang Hari Raya Idul Adha tahun 2022, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta meminta agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dharma Jaya dan Dinas terkait untuk mengantisipasi terjadinya Penyebaran Penyakit Mulut Kuku (PMK) pada sapi.

Dharma Jaya juga diminta untuk dapat menekan harga daging sapi lantaran penyakit mulut kuku pada ternak dinilai akan berdampak pada kelangkaan stok terlebih jelang Hari Raya Idul Adha bulan Juli mendatang.

Baca Juga: Hakim PN Surabaya Keluhkan Pendemo Bawa Sound Besar 

Wakil Gubernur Dki Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, mewabahnya Penyakit Mulut Kuku pada ternak sapi dinilai akan berdampak pada kelangkaan stok terlebih jelang Hari Raya Idul Adha.

Baca Juga: Seleksi Petugas Haji Diperketat, Utamakan Layanan Kesehatan

Riza meminta agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dharma Jaya dapat menekan harga daging sapi agar terjangkau oleh masyarakat.

"Itu jadi perhatian kita. Kita tahu, penyakit menular mulut dan kuku semakin meluas, semakin marak, dan ini akan berdampak pada harga jual sapi khususnya menjelang Idul Adha. Lebaran qurban ini ada peningkatan kebutuhan umumnya diikuti dengan peningkatan harga sapi, sekarang ditambah lagi, ada PMK, penyakit mulut dan kuku, makanya kami sudah minta kepada BUMD Dharma Jaya untuk segera melakukan langkah langkah antisipasi agar dapat sapi ya dengan kualitas yang baik jauh dari penyakit PMK, dan juga dengan harga yang masih terjangkau daya beli masyarakat," jelas Riza, Selasa ( 17/5/2022 )

Baca Juga: Hakordia 2025, Kejari Tanjung Perak Tingkatkan Lidik Kasus Korupsi Laporan Masyarakat

Riza juga menuturkan, pihaknya juga telah mengerahkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta hingga Dinas Peternakan guna memastikan daging sapi di Jakarta bebas dari wabah penyakit PMK. (Robby)

Berita Terbaru