Rumah Warga Nyaris Roboh Akibat Tanah Longsor

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Hujan deras yang mengguyur sebagain besar wilayah Kecamatan batubrak, Kabupaten Lampung Barat, Lampung mengakibatkan bencana tanah longsor, Minggu (19/6/2022) sekitar pukul 15.30 WIB.

Bencana tanah longsor tersebut menyebabkan satu rumah warga di Pekon (Kampung) Kotabesi, kecamatan setempat nyaris pada Ambruk. Satu rumah warga yang nyaris ambruk akibat terdampak tanah longsor tersebut milik Imron (39).

Baca Juga: Akibat Hujan Angin, Atap Gedung PGRI Ambruk

Akibat peristiwa tersebut, untuk sementara keluarga Imron dan keluarga harus mengungsi karena di beberapa bagian rumahnya sudah mengalami keretakan, tiang penopang rumah imron pun telah bergeser sehingga menyebabkan fsik rumah mengalami kemiringan.

Bencana tanahongsor tersebut juga telah menyeret sejumlah perabotan rumah seperti tandon air, kandang ayam, kamar mandi dan beberapa bagian lantai belakang rumah milik Imron. Peristiwa bencana tanah longsor tersebut diawali terjadi saat ia dan keluarga sedang suara gemuruh, ketika dirinya mengecek apa yang terjadi, ternyata telah terjadi tanah longsor yang mengakibatkan beberapa bagian rumahnya sudah terbawa longsor.

Imron mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam pristiwa tanah longsor tersebut, namun untuk sementara waktu dirinya dan keluarga tidak berani menghuni rumah, karena di bagian dalam sudah ada beberapa yang retak. "Tidak hanya ada yang retak, tiang penopang rumah kami juga sudah banyak yang bergeser dan posisi rumah sudah miring," katanya.

Menurut Imron, di rumahnya itu dirinya tinggal bersama istri dan ketiga anaknya yang saat ini tidak ada pilihan selain mengungsi, terlebih ditengah musim hujan saat ini ia khawatir terjadi longsor susulan.

Longsor tersebut bukan hanya terjadi kali ini saja, karena sebelumnya sudah ada rumah yang tergerus akibat longsor. Namun sampai saat ini belum ada upaya dari pemerintah untuk mengantisipasi hal serupa. Imron berharap ada upaya cepat tanggap dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat untuk mengatasi bencana tersebut.

Baca Juga: Genangan Rob Pelabuhan Tanjung Emas Cepat Surut

"Kami berharap Pemkab Lampung Barat segera mengambil tindakan karena setiap kali hujan deraskami di bayang-bayangi ancaman longsor," ujar Imron.

Tidak hanya Imron, satu rumah milik Rifa'i, warga lainnya yang bersebelahan dengan rumah Imron juga terdampah tanah longsor tersebut. Serupa dengam Imron, Rifa'i juga tinggal bersama empat anggota keluarga lainya di rumah yang kini terancam oleh adanya longsor tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat, Padang Prio Utomo mengatakan, terkait bencana tanah longsor sedalam 25 meter tersebut pihaknya telah mengimbau agar pemilik rumah yaitu Imron dan Rifa'i untuk mengungsi ke rumah kerabat karena dikhwatirkan kemungkinan ada longsor susulan.

Baca Juga: Angin Puting Beliung di Kediri Merusak 9 Rumah

"Kami telah memberikan himbauan kepada pemilik rumah yang terdampak tanah longsor yakni Imron dan Rifa'i untuk mengungsi ke rumah kerabatnya," kata Pada saat meninjau lokasi longsor.

Terkait bencana tanah longsor tersebut, selain telah memasang garis pembatas untuk pengamanan lokasi, pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait soal tindak lanjut dari penanganan bencana tanah longsor tersebut.

Padang mengimbau kepada masyarakat sekitar lokasi dan pemilik rumah untuk waspada dan tidak melewati garis pembatas yang telah dipasang, apalagi beberapa titik rumah telah mengalami keretakan. (Roi)

Berita Terbaru