Jalur Khusus ke Tanah Suci

Kloter Pertama CJH Kaltim Baru Diberangkatkan

avatar potretkota.com
CJH Kaltim saat diberangkatkan lewat jalur khusus.
CJH Kaltim saat diberangkatkan lewat jalur khusus.

Potretkota.com - Sebanyak 360 orang Calon Jamaah Haji (CJH) kloter pertama asal Propinsi Kalimantan Timur, Kamis pagi (23/06), mulai diberangkatkan ke tanah suci melalui jalur khusus yang disiapkan oleh Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur. Penyiapan jalur khusus bertujuan untuk memudahkan bus CJH, agar busa langsung ke apron Bandara, tanpa melalui terminal keberangkatan pada umumnya.

General Manager PT Angkasa Pura 1 Balikpapan, Rika Dana Kusuma mengatakan penggunaan jalur khusus bagi jamaah haji ini, sebenarnya sudah diterapkan sejak dulu, namun sejak pandemi jalur khusus untuk jamaah haji itu sengaja ditutup.

Baca Juga: Kelelahan dan Penyakit Penyerta Jadi Pemicu Tingginya Angka Kematian Jemaah Haji  

"Jadi sebenarnya jalur khusus untuk keberangkatan jamaah haji ini dari dulu sudah digunakan setiap musim haji, namun akibat pandemi kemarin, jalur khusus itu ditutup, dan sekarang sudah kami buka kembali untuk melayani jamaah haji yang berangkat melalui Bandara Sams Sepinggan, Balikpapan," kata Rika sapaan akrabnya.

Rika menjelaskan, mekanisme jalur khusus jamaah haji ini justru akan semakin memudahkan para jamaah haji, lantaran mereka tak perlu lagi melalui jalur keberangkatan penumpang pada umumnya. "Jalur khusus yang kami siapkan ini mekanismenya berupa membuka akses masuk bagi bus yang membawa jamaah haji agar bus langsung masuk ke apron Bandara, sehingga para jamaah turun dari bus langsung naik ke pesawat" kata Rika.

Baca Juga: PPIH Debarkasi Surabaya Berikan Layanan Khusus bagi Jemaah Lansia dan Pengguna Kursi Roda

Terkait urusan adminitrasi, seperti pemeriksaan paspor dan visa, telah dilakukan saat para jamaah haji masih berada di asrama haji. "Terkait pemeriksaan adminitrasi, juga telah dilakukan sebelum para jamaah haji ini berangkat menuju ke Bandara, karena penyelenggaraan ibadah haji ini juga ikut melibatkan sejumlah stakeholder lainnya, termasuk dari pihak imigrasi," terang Rika.

Sementara itu, pada pemberangkatan kloter pertama ini, merupakan para jamaah haji yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Timur  dengan jumlah total mencapai 360 orang. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kaltim, Masrawan mengatakan kloter pertama asal Kaltim yang berjumlah 360 orang ini, terdiri dari jamaah haji asal Kota Samarinda, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser.

Baca Juga: Cerita Tenaga Kesehatan Haji RS al-Irsyad Surabaya, dari Keterlambatan Visa Hingga ikut Ibadah

"Dari total 360 orang yang diberangkatkan pada kloter pertama ini terdiri dari 186 jamaah asal Kota Samarinda, kabupaten Penajam Paser Utara berjumlah 58 orang, dan Kabupaten Paser berjumlah 112 orang," kata Masrawan.

Rencananya, ratusan jamaah haji kloter pertama asal Kaltim ini akan menempuh perjalanan selama 16 jam, dengan transit satu kali di Bandara Kualanamu, Medan, yang kemudian akan langsung menuju ke Jeddah. "Untuk kloter pertama asal Kaltim ini hanya akan transit satu kali di Medan, kemudian langsung terbang menuju ke Jeddah" tutup Masrawan. (Iqbal)

Berita Terbaru