Potretkota.com - Polisi kembali datangi keluarga almarhum Ahmad Dani Safarudin, 15 tahun, korban meninggal dunia pasca tragedi Liga Indonesia antara Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang beberapa waktu lalu, Jumat (6/1/2023) kemarin.
Kedatangannya, dipimpin Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana S.I.K, tidak lain kembali mengajak kakak kandung Ahmad Dani Safarudin mengikuti latihan peningkatan kemampuan personal melalui kursus komputer serta bekerja sebagai administrasi di Polres Malang.
Baca Juga: Kejurda Forbasi Jatim 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet
Hal tersebut diapresiasi oleh Rohadi, bapak almarhum Dani Safarudin. Lantaran, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana telah menjalankan janji Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, yang mengajak keluarga korban bergabung di Kepolisian.
"Saya juga minta doanya untuk almarhum Dani Safarudin," ujar Rohadi, Sabtu (7/1/2023).
Baca Juga: Timnas Indonesia Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti di final FIFA ASEAN Cup 2026
Sementara, Rafi kakak almarhum Ahmad Dani Safarudin tidak bisa berkata-kata. Menurutnya, tawaran ikut pelatihan peningkatan kemampuan personal melalui kursus komputer serta bekerja sebagai administrasi di Polres Malang, akan diambilnya.
Menurut Rafi, rencana tawaran dari Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, akan dimulai Senin 9 Januari 2023. "Senin saya disuruh ke Polres Malang untuk mengikuti pelatihan awal," ungkapnya.
Baca Juga: Kapolda Jatim Buka Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026
Rafi mengaku juga tidak banyak persiapan bergabung di Kepolisian. Karena, pelatihan yang nanti akan diberikan Polres Malang tidak pernah dipelajari saat masih duduk dibangku sekolah. "Mudah-mudahan saya bisa mengikuti dengan baik," ucapnya. (Hyu)
Editor : Redaksi