Sidang Bupati Sidoarjo Saiful Ilah

Bos SDM Sering Beri Fee Proyek Sidoarjo 1- 2 Persen

avatar potretkota.com
(kiri) Safik (kanan) Sugiyono
(kiri) Safik (kanan) Sugiyono

Potretkota.com - Mantan Kepala Dinas (Kadis) Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sidoarjo Mohammad Safik saat menjabat 2010-2013 mengungkapkan, pernah pinjam uang ke Sugiyono Bos CV Sarana Dwi Makmur (SDM) Rp1 miliar. Uang tersebut, disebut dalam persidangan atas perintah Bupati saat itu dijabat Saiful Ilah.

“Pinjaman itu tidak ada bukti kwitansi, tidak ada tanda terima dan tidak ada jaminan,” ujar Mohammad Safik, di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (12/10/2023).

Baca Juga: Sidang Ganjar Pemkot Surabaya, Ahli Nilai Pengakuan Sepihak Tak Cukup Menjerat Terdakwa

Safik pinjam uang Rp1 miliar, karena tau Sugiyono sering mendapat proyek dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sidoarjo. Proyek yang didapat Sugiyono, tidak tanggung-tanggung, beberapa kali mendapatkan miliaran rupiah.

Hal itu dibenarkan oleh Sugiyono. Menurutnya, setiap dapat proyek miliaran rupiah, pejabat Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendapat fee 1 hingga 2 persen. “Fee diberikan setelah selesai pekerjaan, itu bentuk tali asih,” ucapnya.

Baca Juga: Kesaksian Istri Terdakwa Ganjar Siswo Pramono Pemkot Surabaya 

Sugiyono menyebut, uang yang dipinjam Safik tidak tau kalau mengalir ke Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah. Pemilik PT SDM berkarya sejahtera juga tidak menyoal pinjaman tersebut, lantaran sering mendapat proyek miliaran rupiah dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. “Pernah dapat Rp1,2 miliar, Rp1,7 miliar hingga Rp5,7 miliar,“ ucapnya.

“Alasan meminjamkan karena saya punya hubungan baik. Saya tidak tau uang digunakan untuk apa. Tidak ingat, ternyata uang saya untuk menutupi Kas Daerah,” tambah Sugiyono, sudah melakukan penagihan namun hingga saat ini uang Rp1 miliar belum juga kembali.

Baca Juga: Aries Agung Paewai Akhirnya Penuhi Panggilan Sidang Dugaan Pemerasan Isu Perselingkuhan

Karena sering mendapat proyek dari Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo, Sugiyono juga sering menyumbang kegiatan Lelang Bandeng. “Ada yang Rp50 juta, Rp150 juta, Rp200 juta, yang tertinggi Rp220 juta. Uang saya berikan Dinas Kelautan cash dan cek,” tambahnya, kalah menang lelang tetap membayar sumbangan. (Hyu)

Berita Terbaru