Yuga DPRD Surabaya Sebut Manajemen Incar Gorila

Tanpa Direktur Utama, PDTS KBS Datangkan Satwa Baru

avatar potretkota.com
Anak-anak mengunjungi Kebun Binatang Surabaya.
Anak-anak mengunjungi Kebun Binatang Surabaya.

Potretkota.com - Tanpa Direktur Utama, Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) mendatangkan satwa baru. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta S.T, Jumat (15/8/2025).

Satwa baru yang sudah datang, menurut politisi dari partai berlambang gajah ini didapat dari hasil kerjasama antar lembaga konservasi tanpa biaya alias gratis.

Baca Juga: Hakim PN Surabaya Keluhkan Pendemo Bawa Sound Besar 

"Yang baru, ada burung unta, burung makau, kakak tua dan harimau Sumatra," kata Yuga.

Nantinya, Yuga menyebut PDTS KBS ada tambahan satwa baru. "Ada jerapah, panda merah, kura-kura jenis aldabra," ucapnya, saat ini manajemen sedang mengincar satwa gorila, sumua bertujuan untuk memanjakan pengunjung.

Baca Juga: Seleksi Petugas Haji Diperketat, Utamakan Layanan Kesehatan

Meski begitu, biaya masuk Kebun Binatang Surabaya tidak berubah, yakni Rp15 ribu. "Selain banyak satwa baru, rencana ada tambahan wahana permainan yang bisa dinikmati," jelas Yuga, jam operasional buka dari pagi sampai sore, untuk program Surabaya Night Zoo sudah ditiadakan.

Yuga beralasan, Direktur Utama PDTS KBS belum dibutuhkan karena selama kosongan sudah menguntungkan. "Tidak banyak, setidaknya keuntungan mencapai Rp1 miliar, ini sudah membantu," ujarnya, Pemkot Surabaya sejak 2024 tidak memberikan penyertaan modal.

Baca Juga: Penasihat Hukum Terdakwa Pinca Bank UMKM Jatim Minta Tersangka Baru, Jaksa Jombang: Engga Ada

Direktur Utama yang masih kosong, disebut Yuga lantaran pendaftar belum sesuai dengan harapan. "Kalau keburu, tambah ga karuan bagaimana?" imbuhnya, selama kekosongan Direktur Utama PDTS KBS diakuinya selain menghemat anggaran, manajemen juga sudah on the track. (Hyu)

Berita Terbaru