Timnas vs Lebanon di Stadion GBT Bermain Imbang

avatar potretkota.com
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia

Potretkota.com - Timnas Indonesia harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (9/9/2025) malam. Meski gagal meraih kemenangan, Timnas Garuda menunjukkan dominasi dan adaptasi yang baik terhadap sistem permainan baru.

Dalam laga FIFA Matchday ini, Jay Idzes dan rekan-rekan mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Namun, solidnya pertahanan Lebanon membuat Garuda kesulitan mencetak gol hingga peluit akhir berbunyi.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengungkapkan kebanggaannya terhadap performa anak asuhnya. "Secara keseluruhan, kami mendominasi permainan, memiliki aksi-aksi fantastis dan peluang besar. Sayangnya, kami tidak bisa mencetak gol," ujarnya.

Kluivert menambahkan, bahwa adaptasi terhadap sistem baru berjalan baik. "Saya sangat bangga dengan tim karena mereka telah menerapkan sistem baru dengan sangat baik," katanya, meski demikian, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam hal mencetak gol saat menghadapi tim yang bermain bertahan.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menyatakan bahwa seluruh pemain telah berjuang untuk mendapatkan hasil maksimal. "Dua pertandingan ini sangat baik untuk persiapan di babak kualifikasi Piala Dunia 2026," ujarnya.

Setelah dua laga FIFA Matchday ini, Timnas Indonesia akan kembali berkumpul pada Oktober mendatang untuk tampil di babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Di babak ini, Garuda akan bersaing dengan Arab Saudi dan Irak untuk memperebutkan tiket lolos ke Piala Dunia 2026.

Sementara, Pelatih Timnas Lebanon, Miodrag Radoluvic, menilai persiapan fisik anak asuhnya kurang baik sebelum melawan Indonesia. Sehingga bermain bertahan dan melancarkan serangan balik digunakan saat laga melawan Indonesia.

Namun hasil imbang ini, menurut Miodrag Radoluvic, semakin meningkatkan kepercayaan diri pemainnya yang banyak dihuni pemain muda. Hal ini sebagai modal Lebanon sebelum berlaga di lanjutan kualifikasi Piala Asia 2027 grup B.

"Melawan mereka (Indonesia), kami mencoba melakukan serangan, tapi dengan kondisi fisik seperti itu tidak mungkin," ujar Miodrag Radoluvic.

Baca Juga: Hakim Minta Pengurus KONI Kota Kediri Kembalikan Uang Korupsi

"Pertandingan ini akan membantu kami untuk meningkatkan kepercayaan diri. Pertandingan terakhir kami menang melawan Qatar, sekarang bermain imbang dengan Indonesia, akan baik untuk kepercayaan diri kami dan pemain muda kami," imbuhnya.

Pelatih Timnas Lebanon asal Montenegro ini juga meyakini Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026. Dengan memiliki pemain berkualitas, Timnas Indonesia berpeluang lolos dalam persaingan dengan Arab Saudi dan Irak merebut tiket Piala Dunia 2026.

"Saya harap pertandingan ini akan membantu Indonesia untuk mengalahkan Arab Saudi dan Irak. Mereka memiliki potensi besar sekarang. Sekarang mereka membangun tim baru. Tidak mudah. Ada sekitar 30 pemain berkualitas," pungkasnya.

Baca Juga: Lintas Generasi Ramaikan Acara Friday Night Run Pasuruan Kota

Untuk diketahui, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi suporter dari berbagai daerah, termasuk pasutri asal Kalimantan. Suasana di sekitar Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin sore, (8/9/2025) bergelora seiring dengan semakin dekatnya laga antara Timnas Indonesia melawan Lebanon.

Pantauan di lokasi menunjukkan pendukung setia Garuda dari berbagai penjuru daerah tampak antusias memadati area stadion sejak siang hari. Beberapa dari mereka bahkan datang dari luar Pulau Jawa demi menyaksikan langsung perjuangan Skuad Garuda dalam laga FIFA Matchday Timnas Indonesia melawan Lebanon.

Salah satu suporter setia Ultras Garuda, Djalu Ariel Fristianto menghembuskan napas terakhirnya saat menyaksikan laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Senin malam.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian Djalu Ariel Fristianto. "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Saya dan seluruh keluarga besar PSSI turut berduka cita atas meninggalnya saudara Djalu. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," pungkasnya. (KF)

Baca Juga: Sumpah Pemuda BMX Race di Pasuruan, Lokal Jadi Regional

Berita Terbaru