Ketua Pengurus Rusunawa Tambaksawah Harus Ganti Kerugian Negara Rp7.447.557.073

avatar potretkota.com
Jaksa Kisnu saat membaca Tuntutan Para Terdakwa Rusunawa Tambaksawah, Sidoarjo.
Jaksa Kisnu saat membaca Tuntutan Para Terdakwa Rusunawa Tambaksawah, Sidoarjo.

Potretkota.com - Kepala Desa Tambaksawah Imam Fauzi, S.E, oleh Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sidoarjo dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi pengelolaan Rusunawa Tambaksawah.

Karena itu, Imam Fauzi hanya dituntut 2 tahun 6 bulan denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan. Tuntutan ini dibacakan Jaksa I Putu Kisnu Gupta, S.H, di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Topikor) Surabaya, Rabu (10/9/2025).

Baca Juga: Hakim Tipikor Hukum Sri Setyo Pertiwi 4 Tahun Penjara 

Ketua Pengelola Rusunawa Tambaksawah Dr. Bambang Soemarsono, S.E., S.H., M.S.A dituntut 5 tahun denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan. “Uang penggantinya Rp2.177.687.149, subsider 2 tahun 6 bulan,” kata Kisnu sapaan akrabnya.

Baca Juga: Sri Setyo Pertiwi alias Ning Tiwik Dituntut Jaksa 6 Tahun Penjara 

Sedangkan, Ketua Pengurus Unit Pengelola Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Desa Tambaksawah Drs. Sentot Subagyo dituntut 7 tahun denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan. “Uang penggantinya Rp7.447.557.073, subsider 3 tahun 6 bulan,” tambah Kisnu.

Sementara, Tim Penyelesaian Aset Pemerintah Desa Tambaksawah Moh. Rozikin dapat tuntutan 2 tahun 6 bulan denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan. “Uang penggantinya Rp126 juta, subsider 1 tahun 6 bulan,” pungkas Kisnu.

Baca Juga: Jual Beli Jabatan, Kades di Tulangan Diputus 4 Tahun Penjara

Untuk diketahui, para terdakwa didakwa melakukan korupsi pengelolaan Rusunawa Tambaksawah, Waru, Sidoarjo, dari tahun 2008 hingga tahun 2022. Akibanya, Negara dirugikan Rp9.751.244.222,20. (Hyu)

Berita Terbaru