Listrik Padam, Pasien Meninggal Dunia

Duka Mendalam Akibat Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo

avatar potretkota.com
Keluarga korban kebakaran gedung R
Keluarga korban kebakaran gedung R

Potretkota.com - Suasana duka menyelimuti kamar jenazah RSUD Dr Soetomo, Jumat (15/5/2026). Tangis keluarga pecah saat menunggu proses pemulasaran jenazah Sutaji (46), korban meninggal dalam insiden kebakaran Gedung Pusat Jantung Terpadu. Setelah seluruh proses selesai, jenazah rencananya akan dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sutaji diketahui merupakan pasien cuci darah yang tengah menjalani perawatan intensif di ruang ICU lantai enam Gedung Jantung saat kebakaran terjadi. Di tengah kepanikan dan asap yang mulai memenuhi gedung, ia masih dalam kondisi sadar meski tubuhnya sudah lemah dan bergantung pada alat bantu medis.

Baca Juga: Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Selebgram sebagai Orang Ketiga di Balik Perceraian Yunus Mahatma

Sang istri, Yuli, tak mampu membendung air mata ketika mengingat detik-detik terakhir bersama suaminya. “Suami saya waktu itu masih sadar, tapi kondisinya memang sudah lemah karena pakai alat bantu,” ucap Yuli lirih sambil menangis.

Situasi disebut berubah semakin mencekam ketika aliran listrik mendadak padam. Lift tidak dapat digunakan, sementara petugas dan keluarga berupaya menyelamatkan para pasien melalui tangga darurat. “Karena listrik mati, lift tidak bisa dipakai. Semua pasien dievakuasi lewat tangga,” katanya.

Baca Juga: Nenek dan Cucu Tewas dalam Kebakaran Rumah Servis Motor

Di tengah proses evakuasi yang berlangsung penuh kepanikan, Sutaji disebut menjadi pasien terakhir yang berhasil dibawa turun dari lantai atas gedung. Namun saat tiba di bawah, kondisinya terus menurun. “Pas turun kondisinya sudah sangat lemah. Jantungnya drop sampai akhirnya meninggal dunia,” tutur Yuli dengan suara bergetar.

Keluarga menduga padamnya listrik yang menyebabkan alat bantu medis tidak berfungsi turut memperburuk kondisi Sutaji di tengah proses evakuasi darurat tersebut.

Baca Juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran di Gedung Pusat Jantung Terpadu RSUD Dr. Soetomo. Polisi juga masih mendata para saksi dan mengumpulkan sejumlah keterangan guna proses penyelidikan lebih lanjut. 

Untuk diketahui, gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo, Jumat (15/5/2026) pagi terkabar. Akibatnya, 44 pasien langsung dievakuasi dengan selamat, namun satu pasien dalam kondisi kritis dinyatakan meninggal dunia saat proses evakuasi. (KF)

Berita Terbaru