Potretkota.com - PT PAL Indonesia resmi memulai pembangunan dua kapal selam kelas Scorpene pesanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Seluruh proses pembangunan, mulai dari fabrikasi, perakitan, hingga uji coba, akan dilaksanakan di galangan PT PAL Surabaya dengan pendampingan teknologi dari Naval Group Prancis.
Proyek strategis ini menjadi tonggak penting bagi industri pertahanan nasional. Untuk pertama kalinya, seluruh proses pembangunan kapal selam Scorpene dikerjakan di Indonesia. Selain memperkuat pertahanan maritim, proyek ini juga menjadi bagian dari program transfer teknologi untuk meningkatkan kemampuan PT PAL dalam membangun kapal selam berteknologi tinggi secara mandiri.
Baca Juga: Direktur Utama PT Nusa Maritim Logistik dan PT Eka Nusa Bahari Terbukti Melakukan Tindak Pidana
Project Director Scorpene, Laksda TNI (Purn) Wiranto, mengatakan pembangunan dua kapal selam tersebut dipercayakan kepada PT PAL dengan dukungan Naval Group yang memiliki pengalaman panjang dalam industri kapal selam dunia.
"Seluruh proses pembangunan kapal selam akan dilaksanakan di PT PAL Surabaya, mulai dari fabrikasi pelat baja, perakitan, hingga uji coba, dengan asistensi teknis dari Naval Group," ujar Wiranto, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga: Direktur Perusahaan Pelayaran Dituntut 1 Tahun Penjara
Ia menjelaskan, proyek pembangunan dua kapal selam tersebut ditargetkan rampung dalam waktu delapan tahun. Kapal selam pertama dijadwalkan diserahkan pada tahun ketujuh, sedangkan kapal kedua akan diserahkan setahun kemudian. Meski demikian, PT PAL didorong untuk mempercepat proses pembangunan apabila seluruh tahapan dapat berjalan lebih cepat dari target.
Direktur Produksi PT PAL Indonesia, Diana Rosa, menegaskan kesiapan perusahaan dalam mengerjakan proyek strategis nasional tersebut.
Baca Juga: PLN Pasuruan Ajak Industri dan Pengusaha Beralih ke Mobil Listrik
"Pembangunan kapal selam Scorpene menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas industri pertahanan dalam negeri sekaligus memperkuat penguasaan teknologi manufaktur kapal selam modern," kata Diana.
Melalui proyek ini, PT PAL diharapkan semakin mampu membangun kapal selam secara mandiri pada masa mendatang. Selain memperkuat postur pertahanan maritim Indonesia, proyek tersebut juga diyakini akan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia nasional di sektor industri pertahanan berteknologi tinggi. (KF)
Editor : Redaksi