Mengangkat Rasa Lokal Lewat Lomba Mie Thok-Thok di Sebani

avatar potretkota.com
Warga Kelurahan Sebani.
Warga Kelurahan Sebani.

Potretkota.com.- Suara kentongan yang biasanya menjadi penanda kehadiran pedagang mie thok-thok, kali ini berpindah ke meja-meja lomba. Di Kelurahan Sebani, Kota Pasuruan, jajanan sederhana tersebut diolah menjadi hidangan istimewa dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 16 tim ambil bagian dalam lomba memasak mie thok-thok yang digelar di lingkungan Kelurahan Sebani, Kamis (20/8/2026). Pesertanya terdiri dari ibu-ibu PKK dan warga Kelurahan Sebani. Tak hanya itu, Karang Taruna Kelurahan Sebani turut ambil bagian dalam kegiatan yang dikemas dengan suasana penuh kebersamaan tersebut.

Baca Juga: Universitas Adi Buana Gelar Lomba Inovasi Digital Mahasiswa  2025

Bagi warga Sebani, mie thok-thok bukan sekadar makanan. Jajanan yang identik dengan suara kentongan pedagang keliling itu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan potensi kuliner lokal yang masih lekat dengan keseharian warga.

Lurah Sebani, Dedy Andhika Krisna, mengatakan lomba tersebut sengaja mengangkat mie thok-thok sebagai menu utama untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus memperkenalkan potensi lokal Kelurahan Sebani.

“Pesertanya 16 tim dan salah satu peserta merupakan Karang Taruna Kelurahan Sebani Kota Pasuruan,” ujar Dedy.

Menurut dia, kegiatan tersebut bukan semata-mata perlombaan memasak. Lebih dari itu, warga diajak berkumpul, berkreasi, dan merayakan kemerdekaan melalui sesuatu yang dekat dengan kehidupan mereka.

“Tujuannya untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di lingkungan Kelurahan Sebani dan sebagai wujud guyup rukun di Sebani yang mengangkat potensi lokal, yakni mie thok-thok,” terangnya.

Ketika Mie Sederhana Naik Kelas

Mie thok-thok pada dasarnya merupakan hidangan sederhana. Namun, di tangan para peserta lomba, makanan tersebut mendapat sentuhan berbeda.

Setiap tim berusaha menciptakan racikan rasa sekaligus tampilan penyajian yang mampu menarik perhatian juri. Bumbu, tingkat kematangan, besar kecilnya api hingga hiasan menjadi bagian yang menentukan hasil akhir.

Salah seorang peserta, Hanifah, mengakui membuat mie thok-thok yang memiliki cita rasa pas tidak semudah yang terlihat.

Baca Juga: Lomba Marching Band Kapolres Gresik Cup 2025 Resmi Bergulir

“Mi thok-thok bahannya memang sederhana, tapi memasaknya harus pas dengan besaran api serta racikan bumbu dan hiasan setelah mienya jadi,” ujar Hanifah.

Dari bahan yang sederhana itu, para peserta mencoba menghadirkan kreasi baru. Mie thok-thok yang selama ini dikenal sebagai jajanan rakyat disajikan dengan tampilan yang lebih modern tanpa meninggalkan karakter rasa aslinya.

Bukan Sekadar Mencari Juara

Lomba tersebut menghadirkan Aning Puji Lestari, SE, Ketua TP PKK Kecamatan Gadingrejo, dan Eva Aprianie, S.Pd, Ketua TP PKK Kelurahan Sebani, sebagai juri.

Baca Juga: Semarak HUT RI ke 80 di Rungkut Kidul, Lurah: Luar Biasa

Meski hadiah yang diperebutkan berupa uang tunai sebesar Rp100 ribu, antusiasme peserta tidak surut. Bagi warga, hadiah bukan satu-satunya tujuan. Kesempatan berkumpul dan menunjukkan kreativitas menjadi bagian penting dari perayaan kemerdekaan.

Di tengah suasana lomba, mie thok-thok menjadi lebih dari sekadar menu makanan. Ia menjadi medium untuk mempertemukan warga, menghidupkan suasana kampung, sekaligus mengingatkan bahwa potensi lokal tidak selalu harus datang dari sesuatu yang mewah.

Kadang, dari sepiring mie sederhana yang dimasak bersama, semangat kemerdekaan justru terasa lebih dekat.

Kelurahan Sebani menunjukkan bahwa merayakan kemerdekaan tidak harus selalu dengan acara besar. Mengolah makanan yang akrab di lidah warga, menambahkan kreativitas, lalu menikmatinya bersama-sama pun dapat menjadi cara sederhana untuk merawat kebersamaan dan mengenalkan kekayaan lokal.

Mie thok-thok pun naik kelas, bukan hanya karena tampilannya yang lebih modern, tetapi karena di balik sepiring mie itu ada cerita tentang warga, kreativitas, tradisi kuliner, dan semangat guyup rukun di Kelurahan Sebani. (dyt)

Berita Terbaru