Melihat Serunya Anak Usia Dini Belajar di Kampung Bunga

avatar potretkota.com
Menanam Cinta Lingkungan Sejak Dini
Menanam Cinta Lingkungan Sejak Dini

Potretkota.com - Suasana ceria mewarnai KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) Kampung Bunga Pucangan, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Kamis (13/8/2026).

Sejumlah anak usia dini yang tergabung dalam PAUD SPS tampak antusias mengikuti kegiatan edukasi tanaman. Dengan wajah penuh rasa ingin tahu, mereka diajak berkeliling mengenal beragam jenis tanaman yang tumbuh di kawasan tersebut.

Baca Juga: Tangan-Tangan Lansia yang Menyulap Sampah Menjadi Rupiah

Bagi anak-anak, kegiatan itu bukan sekadar belajar. Tanah, tanaman, dan lingkungan sekitar menjadi ruang bermain sekaligus tempat menemukan pengalaman baru.

Sesekali terdengar tawa dan celoteh polos mereka ketika menyentuh tanah maupun mengamati tanaman yang ada di sekitar.

Tak berhenti pada pengenalan tanaman, anak-anak juga mendapat kesempatan belajar membuat kokedama, seni menanam tanaman menggunakan media tanah yang dibentuk menyerupai bola dan menjadi salah satu maskot Kampung Bunga Pucangan.

Tangan-tangan kecil mereka pun mulai bermain dengan tanah. Ada yang mencoba membentuk media tanam, ada pula yang lebih asyik mengamati tanaman di sekitarnya.

Bagi pengurus KRPL, pengalaman sederhana tersebut justru menjadi cara yang efektif untuk mengenalkan lingkungan kepada anak sejak usia dini.

“Edukasi tanaman untuk anak-anak usia dini merupakan salah satu program di KRPL Kampung Bunga,” kata Slamet, salah satu pengurus KRPL Kampung Bunga.

Lurah Purworejo Yanuar Catur Pamungkas mengatakan, pengenalan tanaman kepada anak usia dini menjadi salah satu program andalan KRPL Kampung Bunga.

Menurutnya, kegiatan pembuatan kokedama bagi anak-anak PAUD SPS tidak hanya mengenalkan tanaman, tetapi juga sejalan dengan semangat KRPL sebagai kawasan rumah pangan lestari.

Kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga berkembang sebagai ruang edukasi lingkungan bagi masyarakat, termasuk anak-anak.

Baca Juga: Kompor Bahan Bakar Limbah Minyak Tanah Ala Kelurahan Kepel

“Melalui kokedama, anak-anak diajak mengenal tanaman, belajar merawat makhluk hidup, serta melatih motorik halus dan kreativitas mereka dengan cara yang menyenangkan,” jelas Yanuar.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh sinergi antara pendidikan anak usia dini, kader KRPL, dan masyarakat.

“Saya berharap kegiatan semacam ini terus dikembangkan dan menjadi contoh sinergi antara Pendidikan Anak Usia Dini, kader KRPL, dan warga dalam menanamkan kecintaan terhadap lingkungan kepada generasi penerus,” ujarnya.

Bagi anak-anak, pelajaran hari itu terasa jauh dari kesan belajar yang membosankan.

M. Fahri, salah satu siswa PAUD, bahkan dengan polos mengungkapkan kegembiraannya setelah mengikuti kegiatan. “Asyik bisa main tanah sama tomat,” katanya.

Baca Juga: Bunga Telang, Maskot Sekargadung Kota Pasuruan

Kalimat sederhana itu seolah menggambarkan bagaimana anak-anak menikmati proses belajar di ruang terbuka. Mereka tidak hanya melihat tanaman dari buku atau gambar, tetapi bisa menyentuh tanah, mengamati tanaman, dan mencoba membuat sesuatu dengan tangan sendiri.

Kader Lingkungan (Kaderling) Subur Siswanto menilai KRPL Kampung Bunga Pucangan merupakan salah satu KRPL terbaik di Kota Pasuruan. Keberagaman tanaman yang ada serta kokedama sebagai salah satu maskot menjadi daya tarik tersendiri.

“Edukasi pada anak usia dini yang dilakukan KRPL Kampung Bunga merupakan kegiatan yang positif dan memberikan pengenalan terkait tanaman dan kokedama,” ungkap Subur.

Hari itu, tanah dan tanaman menjadi guru bagi anak-anak PAUD. Dari tangan-tangan kecil yang bermain tanah, tumbuh sebuah pelajaran sederhana: merawat tanaman berarti belajar merawat kehidupan.

Dan dari Kampung Bunga Pucangan, kecintaan terhadap lingkungan mulai ditanam, bukan hanya di tanah, tetapi juga dalam ingatan anak-anak sejak usia dini. (dyt)

Berita Terbaru