Menyoal Proyek Pavingisasi 2018

Sekdes Pucangsari Ngaku Salah Tulis Prasasti

potretkota.com

Potretkota.com - Tidak ingin disebut korupsi, perangkat Desa Pucangsari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, angkat bicara. Menurutnya, pihaknya salah tulis nominal di dalam prasasti.

Dalam berita acara, ditulis jika ada perbedaan antara yang ditulis di Prasasti dan RAB (Rencana Anggaran Biaya). Dalam Prastasti tertulis nilai Rp 40.216.000, sedangkan di RAB tertulis Rp 38.460.000.

Baca juga: Terdakwa Ganjar Pemkot Surabaya Ingat Terima Uang dari PT Arisco Cipta Graha Sarana Rp100 Juta

Dari keuangan alur yang keluar, didapati uang yang dikirim ke Tim Pengelola Kegiatan (TPK) sebesar Rp 28 juta, uang pajak Rp 4.375.290, uang Bantuan Operasional Penyelanggara (BOP) Rp 1.902.300 dan uang Prasasti Rp 350 ribu. Total pengeluaran proyek pavingisasi Rp 34.627.590.

Sisa keuangan, oleh perangkat desa dipakai pembangunan Pos Kamling yang ada di Pesantren. Berita acara pemberitahuan ini disampaikan Sekretaris Desa (Sekdes) Totok Suliyanto, Kamis (1/8/2019).

“Sebenarnya kami salah tulis nilainya. Yang benar di RAB Rp 38.460.000 dan sisanya untuk pembangunan siskamling,” kata Totok kepada wartawan.

Baca juga: Hakim Tipikor Heran Perkara Ganjar Pemkot Surabaya Bisa Naik

BERITA TERKAIT: Proyek di Desa Pucangsari Terindikasi Korupsi

Seperti diketahui, Warga Dusun Pucangan, Desa Pucangsari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuran protes terhadap kinerja oknum perangkat desa. Pasalnya, Kepala Desa disebut-sebut tidak transparan dalam penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) proyek pekerjaan pavingisasi tahun 2018.

Baca juga: Direktur Utama PT Calvary Abadi Hanny Avianto Akan Laporkan Terdakwa Ganjar Pemkot Surabaya

Saat itu, Kepala Desa Atik Wahyuni dan Sekdes Totok Suliyanto disebut warga tetap tidak memberi tau, alasanya proyek pavingisasi wewenangnya Camat Purwodadi.

Camat Purwodadi, Wardoyo yang dituding bertanggungjawab atas proyek pekerjaan pavingisasi Rp 40 juta mengaku masih mendalami kebenaranya. “Kami juga akan kroscek pekerjaan tersebut ke lokasi. Selanjutnya kami akan panggil pihak kepala desa setempat,” akunya singkat. (Mat)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru