Potretkota.com - Koprasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan yang ada di Jalan Gajah mada Wonosari, Kecamatan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, telah menjalin kerjasama dengan negara dibagian Eropa salah satunya negara Denmark. Tujuan kerjasama itu untuk bikin susu organik, sebab negara tersebut terkenal produksi kaya susu organik.
Selain itu, bertujuan mengenalkan dan mengajarkan kepada kelompok ternak demi menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang lebih maju dan berkualitas supaya perokomian meningkat.
Baca juga: Sisa Kas Cuma Rp75 Juta, Perumda Panglungan Nekat Pinjam Dagulir Bank UMKM Jatim Rp1,5 Miliar
Ketua KPSP Setia Kawan, Nongkojajar, M Kusnan menjelaskan, baru kali ini koprasi susu Setia Kawan yang ada di Nongkojajar berencana jalin kerjasama dengan negara dibagian Eropa yaitu Denmark. "Bentuk kerjasama itu bikin susu organik. Sebelum program dijalankan kami mendidik dan sosialisasikan dulu ke anggota KPSP," katanya, Selasa (10/03/2020)
Lanjut Kusnan, negara Denmark di kenal produksi susu organik. Sehingga dengan jalinan kerjasama ini diharapkan anggota KPSP Setia Kawan belajar mengenai seluk beluk peternakan sapi perah organik. Diharap KPSP Setia Kawan ini lebih berkembang.
Baca juga: Kapolres Pimpin Doa Aksi Unjuk Rasa Petani Desa Sumberanyar
"Saat ini kami masi dengan lembaga sertifikasi organik Seloliman. Sebab lembaga tersebut satu satunya yang mengeluarkan sertifikasi. Namanya saja lembaga Leksis yang dikenal lembaga sertifikasi organik seloliman berasal dari Mojokerto. Lembaga Leksis itulah salah satu lembaga yang di akui di Indonesia," tambah Kusnan.
Perlu diketahui KPSP Setia Kawan telah mendapatkan program kemitraan pembiayaan dengan bunga lunak dari BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Yakni, PT Sucofindo dan PT Pelindo sejak tahun 2000. Selain mendapatkan bantuan dari PKBL, koperasi ini juga telah mendapatkan bantuan bibit atau semen dari Ditjen PKH Kementan secara gratis. Bantuan tersebut diperoleh melalui program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting ‘Upsus Siwab’.
Baca juga: Utang Rp1,5 Miliar Untuk Tanam Porang, Cuma Panen Rp90 Jutaan
Ada 9 lembaga yang di kenal di indonesia, kelompok petani di Nongkojajar, Kusnan mengaku ada sekitar 27 dan anggota kami ada 6.700 ribu peternak. (Mat)
Editor : Redaksi