Potretkota.com - Ramainya pemberitaan sejumlah nama pejabat dicatut mendapat jatah proyek pengadaan 2,5 juta masker membuat Anggota Pansus Covid-19 geram dan meminta Ketua Pansus untuk memanggil Dinas Koprasi dan Dinas Disperindag, Kabupaten Pasuruan. Harapanya dua Dinas tersebut membuka data nama siapa saja yang mendapat pekerjaan proyek masker.
Anggota Pansus Rudi Hartono Fraksi I dari Partai PKB mengaku kesal ada info namanya disebut dapat proyek masker. "Padahal saya tidak tau menahu soal proyek tersebut. Memang waktu itu ada orang UKM Grati minta tolong ke saya untuk dicarikan pekerjaan masker. Akan tetapi orang itu saya suruh datang sendiri ke Dinas terkait. Setelah ketemu Dinas, pihaknya keberatan tidak punya modal awal untuk beli bahan ngerjakan masker. Kemudian saya lepas persoalan itu," ucapnya.
Baca juga: Terdakwa Ganjar Pemkot Surabaya Ingat Terima Uang dari PT Arisco Cipta Graha Sarana Rp100 Juta
Agar tidak jadi fitnah, Rudi Hartono mendesak agar Ketua Pansus memanggil Dinas Koprasi dan Dinas Disperindag. Pemanggilan itu, harapannya dapat data nama-nama siapa saja pekerja UMKM atau yang bukan mendapat proyek pengadaan masker.
Baca juga: Hakim Tipikor Heran Perkara Ganjar Pemkot Surabaya Bisa Naik
"Kami ingin terbuka dan transparan agar publik tau dan jangan sampai terjadi fitnah. Pihak dinas juga beralasan tidak ada modal untuk memberikan UKM kecil, saya kira ini lucu berarti tidak memberdayakan. Yang jadi untung nantinya para pengusaha konfeksi besar," terang Rudi Hartono.
Baca juga: Direktur Utama PT Calvary Abadi Hanny Avianto Akan Laporkan Terdakwa Ganjar Pemkot Surabaya
Sementara Ketua Pansus Covid 19 M Zaini menyatakan, akan menuruti permintan Rudi Hartono. "Dalam waktu dekat akan diagendakan kegiatan tersebut," singkatnya. (Mat)
Editor : Redaksi