Ratusan Rumah di Sadengrejo Tiap Tahun Banjir

potretkota.com

Potretkota.com - Ratusan rumah warga Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, terendam banjir. Dampak tersebut akibat hujan lebat yang terjadi sejak, Minggu (13/12/2020) kemarin, hingga dini hari tak kunjung surut.

Hudan Dandiri, tokoh masyarakat setempat menyampaikan, bencana banjir di Sadengrejo sebenarnya rutin terjadi setiap tahun sekali. Apalagi pas curah hujan dengan intensitas tinggi. "Ditambah luapan sungai yang ada di wilayah setempat dan ini tidak menutup kemungkinan imbas dari pembangunan jalan tol yang tidak memperhatikan dampak lingkungan," katanya.

Baca juga: Hujan Deras, 5 Dusun di Kabupaten Pasuruan Terendam Banjir

Saat ini banjir di Sadengrejo belum surut dan genangan air mencapai kisaran 30 sampai 75 sentimeter. Meski demikian, warga memilih bertahan di rumah masing-masing. Adapun sebagian warga gotong-royong mendirikan dapur umum di kantor Desa Sadengrejo. "Soal makanan saat ini warga di bantu oleh PT.CJI dan PC NU. Tinggal yang kurang bantuan berupa obat-obatan dan vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh," tambah Hudan Dandiri.

Baca juga: ITS Bantu Mahasiswa Korban Bencana Sumatera dan Aceh

Sementara, Ketua Badan Permusyawatan Desa (BPD) Sadengrejo, Nasir Fauzan mengatakan banjir dimulai sejak pukul 20.00 Wib malam, hingga saat ini tak kunjung surut. Banjir ini diakui langganan setiap tahun sekali ketika turunya air hujan. "Dampak banjir ini, menyebabkan sekitar 391 rumah warga terendam. Akibat banjir, sebagian warga berbondong-bondong menyelamatkan hewan ternak seperti kambing dibawa ke dataran tinggi," tuturnya.

Baca juga: Mahasiswi ITS Hilang Kontak dengan Ayahnya Akibat Banjir Aceh

Meski demikian penanganan tanggap banjir, warga tanggap cepat dirikan dapur umum dengan cara gotong-royong memasak nasi bersama. Kemudian nasi itu dibagi-bagi ke rumah-rumah. Setidaknya ada 300-an nasi bungkus yang dibagikan ke rumah warga. Satu rumah bisa mendapatkan 2-3 bungkus nasi, sesuai jumlah anggota keluarga. "Makanan tersebut diantarkan langsung ke rumah warga dengan menggunakan perahu karet," terang Nasir Fauzan. (Mat)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru