Potretkota.com - Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan dari Fraksi Golkar yakni Sugiarto dan Yuni Kusuma Winahyu mendatangi kampung pengamen sekaligus eks gelandangan yang terletak di Desa Prodo, Kecamatan Winongan, Rabu (13/1/2021).
Mereka datang bersama Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan serta Perangkat Desa.
Baca juga: Presiden Prabowo Bagikan 200 Becak Listrik di Surabaya
Para pejabat ini datang memberikan pembinaan dan membekali keahlian kepada para pengamen dan eks gelandangan. Upaya ini dilakukan supaya mereka bisa bekerja tanpa harus menjadi gelandangan dan pengamen. Ini adalah sebuah program ‘Desaku Menanti’ dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI
Nur Soleh, pendamping kampung eks gepeng menyampaikan terima kasih atas kedatangan dan dukungan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan serta beberapa Dinas terkait. "Tentunya, kami akan menumbuhkan kepercayaan kepada teman-teman pengamen dan gelandangan untuk bisa bangkit dan bekerja tanpa harus menjadi gepeng," katanya.
Selain itu, ia juga akan selalu berusaha menyampaikan ke pihak-pihak luar seperti Dinas dan Kementrian terkait keinginan yang dibutuhkan, terutamanya untuk pemberdayaan ekonomi. "Jadi, saya selalu berusaha menyerapnya dari bawah. Apa yang mereka mau, saya yang menyampaikan. Kalau hanya dikasih modal, tanpa ada pendampingan, ya percuma. Konsep pemberdayaannya tidak akan jalan," ungkap Nur Soleh.
Baca juga: Mengenal KRI Bala Putra Dewa 322
Menurut Nur Soleh, berharap ada perusahaan yang punya produk dan sedang membutuhkan tenaga kerja. "Setelah itu, diberikan ke sini, dikerjakan di kampung ini, dan teman-teman bisa mendapatkan gaji. Itu lebih efektif. Daripada hanya diberi bantuan modal berupa uang, tapi tidak bisa dimanfaatkan karena tidak ada pendampingan. Dan akhirnya modal habis, tidak bisa pemberdayaan," tambahnya.
Sekadar diketahui, kampung eks gepeng terdapat sekitar 216 jiwa. Mereka sudah menjadi penduduk Kabupaten Pasuruan, meskipun mereka berasal dari beberapa kota dan kabupaten lainnya, seperti Surabaya, Bondowoso, Nganjuk, Malang, dan lainnya.
Baca juga: Mentan: Pemerintah Siapkan 3 Juta Hektare Sawah Baru
Menanggapi semacam ini, Yuni Kusuma Winahyu menyampaikan siap membantu dan meminta teman-teman di kampung gepeng untuk terus komunikasi dan koordinasi terutama untuk program pemberdayaan ekonomi. "Saya akan mendampingi dan melakukan pemetaan serta perencanaan agar program pemberdayaan dan pelatihan bisa berjalan dan dapat membantu keberlangsungan eks gepeng ini," papar dia.
Sementara, Sugiarto juga telah memberikan bantuan berupa paket sembako yang diberikan ke penduduk di kampung ini, yang disimpan di Lumbung Pangan kampung ini. "Semoga bisa bermanfaat walaupun tidak seberapa jumlahnya. Prinsipnya, saya siap memberikan bantuan dan pendampingan, agar masyarakat di kampung ini mendapatkan program pemberdayaan," pungkasnya. (Mat)
Editor : Redaksi