Gus Irsyad Minta Sekolah Taat Aturan Pemerintah

potretkota.com

Potretkota.com - Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf meminta seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) agar tidak mengambil keputusan kepada pelajar untuk masuk sekolah. Hal ini dikarenakan, meningkatnya angka Covid-19.

Selain itu, Bupati Pasuruan mewarning agar seluruh kepala sekolah menunggu kebijakan Pemerintah Pusat dalam pembelajaran tatap muka (PTM) ataupun daring (dalam jaringan) jelang dimulainya tahun ajaran baru 2021-2022, awal bulan ini.

Baca juga: Gus Ofi Pasuruan Terima Aliran Dana Hibah PKBM Rp606 Juta

“Saya warning untuk semua kepala sekolah agar tak mengambil kebijakan sendiri. Mengingat situasinya seperti ini, harus menunggu kebijakan yang akan diambil oleh Pemerintah,” ungkap Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf setelah menghadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke 75, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Ketika Jawaban Benar Jadi Salah, GMNI Soroti Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Pontianak

Seperti diketahui, dalam tiga minggu terakhir ini kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Dalam 1 hari tercatat sampai ada 50 warga yang dinyatakan Covid-19. Dari jumlah tersebut ada 1 sampai 2 warga yang terpapar dan kebanyakan dari kalangan pelajar alias anak-anak. Jadi kalau dipaksakan masuk sekolah, artinya sangat rawan bagi pelajar.

Lebih lanjut Irsyad Yusuf, bahwasanya kondisi sampai hari ini soal Covid-19 masih kurang baik. “Untuk itu saya minta semua kepala sekolah terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Saya akan terus memantau supaya tahu kebijakan apa yang nanti saya ambil, tentunya linear dengan kebijakan pusat,” tandasnya.

Baca juga: Krisis Pendidikan dalam Perspektif Freire dan Ki Hadjar Dewantara

Ditegaskan Gus Irsyad, warning ini bukan berarti ada temuan kepala sekolah yang membuat kebijakan semaunya sendiri. Melainkan sebagai langkah antisipasi agar semua kepala sekolah dapat memahami langkah yang tepat, meski sekolahnya berada di wilayah kuning, atau bahkan Zona Hijau Covid-19. Atas kejadian itulah, kalau sudah ada kebijakan baru, kami akan mereplikasinya dan terapkan di Kabupaten Pasuruan sesuai syarat yang ditetapkan. (Mat)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru