Dampak Wabah PMK di Jawa Timur

Peternak Sapi di Balikpapan Rugi Ratusan Juta

potretkota.com
Peternakan Sapi di Balikpapan.

Potretkota.com - Dampak dari wabah PMK yang dialami oleh hewan ternak, mulai dirasakan pahit oleh sejumlah peternak sapi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Salah satu peternak sapi, Muhamad Abduh, mengatakan, munculnya wabah PMK mengakibat peternak sapi di Balikpapan terpaksa harus menghentikan sementara pengiriman sapi dari pulau Jawa, dan puluhan ekor sapi milik peternak sapi di Kota Balikpapan yang dikembangkan di pulau Jawa, kini juga tak lagi bisa didistribusikan ke pembeli di pulau Kalimantan dan juga Sulawesi.

Baca juga: Kadis Peternakan Jatim Enggan Komentari Soal PMK, Ada Apa?

"Akibat wabah PMK ini, kami peternak sapi di Kota Balikpapan mengalami kerugian yang luar biasa. Pasalnya, saat ini pengiriman ternak sapi dari pulau Jawa terpaksa harus dihentikan sementara, sedangkan dana kami senilai ratusan juta rupiah, telah disalurkan untuk biaya perawatan dan pengembangan ternak sapi di pulau Jawa, tapi sapi yang seharusnya dikirim ke Kota Balikpapan pada bulan Mei ini, terpaksa tak bisa kami terima," kata pria yang akrab disapa Abduh, Rabu, (11/05/2022).

Ia juga menjelaskan, akibat dari wabah PMK yang menyerang hewan ternak jenis sapi ini, membuat para peternak sapi di Kota Balikpapan untuk sementara tak bisa menyalurkan sapi ke pembeli  yang berada di pulau Kalimantan dan Sulawesi.

Baca juga: Dandim Perintahkan Babinsa Pantau PMK di Lamongan

"Untuk sementara ini, kami belum bisa menyalurkan pesanan sapi ke pembeli yang berada di pulau Kalimantan dan Sulawesi, karena munculnya dampak wabah PMK ini," katanya.

Selain itu, untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan hewan ternak jenis sapi pada momen idul adha mendatang, para peternak sapi terpaksa harus mendatangkan sapi dari pulau Bali dan juga Sulawesi, lantaran stok sapi lokal yang ada di Kota Balikpapan tak mampu memenuhi kebutuhan untuk momen Idul Adha.

Baca juga: Dampak PMK Pada Penjualan Hewan Qurban Idul Adha 1443 H

"Jadi untuk kebutuhan momen Idul Adha mendatang, kami peternak sapi di Kota Balikpapan hanya bisa menggunakan stok sapi yang saat ini ada, dan jika kurang maka akan mendatangkan tambahan stok sapi dari pulau Bali dan Sulawesi," tutupnya. (Iqbal)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru