Manuver Rajawali Laut Flight dan Terjun Payung Kopaska

Aksi Dewa19 dan Padi Reborn di NJTF 2022

potretkota.com
Dewa19 saat konser di Navy Jazz Traffic Festival 2022.

Potretkota.com - Penonton Navy Jazz Trafic Festival (NJTF) benar-benar terpuaskan tahun ini. Selain menonton konser musisi lokal dan interlokal, pengunjung yang hadir juga dimanjakan dengan atraksi kepiawaian pilot Rajawali Laut Flight Puspenerbal TNI AL dalam mengendalikan Pesawat Beechcraft Bonanza G-36, serta terjun payung Kopaska.

Pesawat buatan Amerika Serikat ini sebetulnya bukan untuk aerobatik, namun di tangan pilot handal Aangkatan Laut, pesawat ini bisa diajak bermanuver dengan berbagai formasi. Hasilnya pun membuat setiap mata yang memandang terperangah. Langit cerah di kota dingin Malang, seketika terlukis indah oleh manuver Rajawali Laut Flight Puspenerbal TNI AL.

Baca juga: Eks Direktur Politeknik Negeri Malang Didakwa Korupsi Pengadaan Tanah Rp22 Miliar

Tidak hanya sampai disitu, atraksi lain juga dipamerkan oleh Komando Pasukan Katak (Kopaska). Satuan khusus militer AL ini beraksi terjun payung. Sontak kedua atraksi dari pasukan andalan militer Angkatan Laut membuat para penonton takjub. Terdengar teriakan histeris dari para pengunjung yang sudah sejak pagi berjibun di Villa Navy Residence, Lawang, Malang.

Usai aksi akrobatik pesawat TNI AL dan terjun payung Kopaska, penonton NJTF langsung dihibur musisi jazz perempuan Indonesia, Syaharani & Queenfireworks. Kelompok musik yang digawangi Syaharani sebagai vokal dan Doni Suhendra di gitar, naik panggung sekitar pukul 15.30 WIB. Walau air hujan membasahi lokasi acara NJTF, para penonton tetap bertahan di depan panggung.

Tembang balada berjudul Never Let Me Go dimainkan pertama, khusus untuk mengenang Almarhum Errol Jonathans yang membidani Program Jazz Traffic di Radio Suara Surabaya. "Persembahan buat para senior jazzer Indonesia, serta spesial buat almarhum Pak Errol Jonathans," ucap Syaharani sebelum bernyanyi.

Vokalis yang akrab disapa Rani juga beberapa kali mengajak penonton bernyanyi bersama. Penonton pun dengan senang hati menggoyangkan kepala serta badan ke kanan dan ke kiri secara bergantian, mengikuti aba-aba Rani sambil tersenyum. Para penonton yang duduk di kursi pun ikut melambaikan tangan seiring dengan irama musik.

Selain Never Let Me Go, Rani juga menyanyikan lagu berjudul Everyday I Love You More yang juga mampu menghipnotis penonton. Penampilan Syaharani & Queenfireworks ditutup dengan lagu ketujuh berjudul Morning Coffee Blues dengan iringan musik up beat. "Syaharani mengucapkan terima kasih untuk NJTF 2022. Teman-teman thank you so much udah datang hujan-hujan," tukas Rani.

Baca juga: Kloter Terakhir Jamaah Haji Tahun 2025 Tiba di Surabaya

Acara NJTF kian meriah dengan hadirnya 2 grup band legendaris papan atas Padi Reborn dan Dewa19. Lagi-lagi hujan deras d lokasi pagelaran NJTF 2022, tidak menyurutkan antusias penonton untuk menunggu dua band besar Indonesia itu tampil. Di stage 1, band asal Surabaya yang digawangi Piyu dan Fadli, langsung menghentak dengan hits lagu Padi Reborn seperti Kasih Tak Sampai, Begitu Indah, dan juga Harmoni, serta ditutup dengan Menunggu Sebuah Jawaban.

"Waduh Kangen banget mas, nonton band langsung kayak gini, apalagi ini band besar Padi. Pokonya kangen terobati dan puas," ujar Nana, warga Gedangan, Sidoarjo yang jauh-jauh datang untuk menyaksikan konser band favoritnya, Padi dan Dewa19. Nana pun terlihat leluasa ikut bernyanyi selama Padi Reborn tampil.

Usai penampilan Padi Reborn, giliran grup band besar yang juga berasal dari Surabaya, Dewa19 memberikan persembahan terbaiknya. Band yang dimotori oleh Ahmad Dhani kali ini menggandeng Virsha untuk menjadi Vokalis. Lagu- lagu legendaris mereka pun langsung dibawakan, seperti Pupus, Takkan ada Cinta yang Lain, Arjuna, Dewi dan Sedang ingin Bercinta.

Lagu-lagu populer itu seketika menghinoptis penonton yang membludak di depan panggung, walaupun hujan gerimis. Lagu dari band yang sebenntar lagi akan melakukan tur konser peringati 30 tahun berkarya ini, sangat mengobati pengunjung yang sudah menunggu sejak sore hari. Aksi dari Dewa19 menjadi pamungkas di stage 1 ajang NJTF kali ini.

Baca juga: Bemnus Jatim Menyoal Polemik Penggusuran SMAN 8 Malang

Sebagai penutup, Tulus, penyanyi yang juga seorang arsitek asal Minangkabau, mengobati kangen konser offline. Tulus tampil di stage 2 NJTF. Ribuan penonton yang menunggu penampilan pelantun Hati-hati di Jalan ini langsung menyapa penonton, dan mengatakan kangennya untuk melakukan konser secra langsung atau offline ini.

“Halo teman-teman semua, masih semangat khan walau hujan gini? Kangen juga konser offline seperti ini, mudah-mudahan ini menghibur teman- teman semua ya,“ ujar Tulus sebelum menyanyikan lagi pertamanya Jangan Cintai Aku apa Adanya. Satu persatu lagu hits penyanyi dan pencipta lagu kelahiran Bukititnggi, Sumatera Barat ini sepert Monokrom, Kelana, Manusia, Remidi, langsung yang diikuti oleh ratusan penonton Navy Jazz Trafic.

“Saya ke sini buat Nonton Tulus, suka banget ama lagunya, simple dan nge jazz banget musiknya, lantunan musik dan liriknya yang metafora dapat menyentuh hati, dalem, “ujar Beka warga Simo Surabaya yang datang bersama keluarganya. Tulus yang menghibur penonton Navy Jazz Trafic selama 1 jam lebih ini, menutup dengan lagu Sepatu. (Fred)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru