Potretkota.com – Pasca kebakaran hebat yang melanda super grosir Pasar Turi 15 tahun yang silam, tepatnya pada 9 September 2007, kini setelah sekian lama mati suri, salah satu pasar ternama di Kota Surabaya itu kembali beroperasi, tentunya dengan wajah baru yang lebih modern. Bangkitnya Pasar Turi ini sendiri akan ditandai dengan digelarnya Turi Festival 2022.
Dengan jargon bernada khas Madura ‘Zar Bazar’, Turi Festival 2022 akan digelar pada tanggal 31 Mei 2022 sampai dengan 5 Juni 2022. Festival ini digelar setelah 157 pedagang Pasar Turi yang belasan tahun terbengkalai di Tempat Penampungan Sementara (TPS), secara keseluruhan telah berpindah ke Gedung Pasar Turi Baru. Gedung yang sempat mengalami banyak kendala untuk ditempati.
Baca juga: Insentif Kontrak Toko 10 Tahun Bagi Pedagang Pasar Turi Baru Setelah 2037
Manager Marketing Pemasaran Pasar Turi Surabaya, Sinta Scolastika Josefa mengatakan, berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan pemasaran dan agar Pasar Turi kembali ramai, baik dari segi pedagang maupun pengunjungnya. Salah satu strategi tersebut adalah dibukanya Turi Festival 2022 Zar Bazar yang akan diadakan dengan fasilitas stand ukuran 2X2 M dan listrik gratis di Food Court lantai 4.
Berita terkait: Target Seminggu Bongkar TPS Pedagang Pasar Turi
“Karena selama ini, Pasar Turi kan mati suri dan saya akan membangkitkan, meramaikan mempromosikan terhadap stand-stand, baik stand makanan maupun non makanan,” kata Sinta, Sabtu, (28/05/2022).
Gratis penggunaan stand dan listrik, lanjut Sinta, hanya berlaku selama 5 hari saja, yakni selama Turi Festival 2022 digelar. Namun ketika acara selesai, jika ada pedagang yang tertarik untuk menyewa, maka marketing Pasar Turi siap melayani. “Tentunya bisa dan sekalian ada promo terkait penyewaan stand untuk lebih jelasnya hubungi saya di Ruang Mangemen Marketing di lantai 5,” jelasnya.
Baca juga: Mahalnya Tarif Listrik Tanpa Meteran di Pasar Turi Baru
Sinta menuturkan, bagi para pedagang yang punya bukti kepemilikan bisa buka stand di Pasar Turi Baru, dan festival ini menjadi daya tarik bagi pedagang lain untuk menyewa stand di Pasar Turi Baru. “Dan saya berharap juga masyarakat atau pengunjung tahu bahwa Pasar Turi yang lama sekarang menjadi pasar Turi yang baru sebagai pusat perbelanjaan seperti Pasar Turi yang lama,” tuturnya.
Turi Festival 2022 akan dihadiri oleh kalangan Pemerintah Kota Surabaya, istansi-istansi dari kalangan kelurahan hingga para PKL (Pedagang Kaki Lima) dari Pasar Turi Baru serta pengunjung. Dalam acara ini pula, pihak manajemen juga akan memberikan voucher atau kupon makanan senilai Rp20.000 bagi pengunjung yang datang pada saat acara pembukaan Turi Festival 2022.
Namun bagi pengunjung yang telah menerima kupon atau voucher Turi Festival 2022 membeli produk makanan melebihi nominal Rp20.000 maka selebihnya akan dibebankan pada pemilik kupon tersebut. Dibukanya Pasar Turi dan digelarnya Turi Festival 2022, disambut bahagia oleh salah seorang pedagang makanan khas oleh-oleh Surabaya, Saiful Amri Pamungkas.
Baca juga: Forkopimda Jatim Cek Pos Operasi Ketupat 2022
Warga asli kawasan Surabaya Utara yang baru saja merilis produk makanan Tahu Telur Asin ini mengungkapkan rasa senangnya. Karena selain produk diterima sebagai makanan khas oleh-oleh Surabaya, bapak empat anak ini juga mendapat kesempatan untuk turut andil memperkenalkan Tahu Telur Asin buatannya, yang dikelola bersama istri.
“Alhamdulillah, senang sekali mendapat kesempatan untuk memperkenalkan produk makanan yang kami olah sendiri bersama istri. Senang juga bisa turut meramaikan Turi Festival 2022, semoga kedepannya bisa terus ikut meramaikan berbagai festival di Jawa Timur, khususnya Surabaya,” ungkap Amri.
Hal senada juga disampaikan pedagan Nasi Padang Minang, Hendrian. Pria paruh baya yang mengaku baru memulai jualan kurang lebih 10 hari di Pasar Turi Baru, pendapatannya lumayan meningkat. “Harapan saya Pasar Turi Baru, semoga ramai pengunjung dan pembeli ya, seperti masa jayanya Pasar Turi Lama,” tukasnya. (Har)
Editor : Redaksi