Diduga Depresi

Biadab! Ibu Muda di NTB Gigit Bayinya Hingga Tewas

potretkota.com
NA, terduga pelaku penganiayaan yang menggigit beberapa bagian tubuh korban bayi yang tak lain anak kandungnya sendiri hingga meninggal.

Potretkota.com – Perbuatan tak manusiawi kembali terjadi di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang wanita berusia 27 tahun berinisial NA, tega menghabisi nyawa anak kandungnya dengan menggigit beberapa bagian tubuh sang anak. Peristiwa mengiris hati itu terjadi Rabu, 26 Juni 2022 sekitar pukul 15.00 WITA.

Kasi Humas Polres Bima IPTU Adib Widayaka membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, korban merupakan seorang bayi yang masih berumur 3 bulan. Aksi biadab yang dilakukan NA terjadi di rumahnya, yakni di Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Baca juga: Meringkus Pelaku Penganiayaan Edelweis dan Pembunuhan Gempol

"Dari Laporan internal yang diterima, bahwa korban mengalami luka-luka bekas gigitan di pipi bagian kiri kanan, di hidung dan di tangan kiri," kata Adib, saat dikonfirmasi.

Adib mengungkapkan, kepolisian Polres Bima mengetahui informasi tersebut dari laporan anggotanya sendiri yang bertugas di Polsek Bolo. Sedangkan Polsek Bolo juga menerima laporan dari Ketua BPD Desa Rasabou. "Anggota yang diinfokan oleh Ketua BPD Desa Rasabou langsung menuju TKP," ungkapnya.

Tak butuh waktu lama, anggota yang tiba di lokasi kejadian langsung memeriksa kondisi korban, dan segera mengamankan NA ke Polsek Bolo. Dari keterangan yang didapat, Syafruddin, Ketua BPD setempat, kala itu ia tengah duduk bersama warga di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Baca juga: Jatanras Polda Jatim Tangkap Tersangka Mutilasi Ngawi

Tiba-tiba seorang ibu-ibu datang menghampiri dan menginformasikan adanya penganiayaan. Ibu tersebut meminta agar Syafruddin bersama warga lain untuk memeriksa rumah NA dan melihat keadaan korban. Syafruddin pun segera mendatangi rumah NA, dan ia mendapati korban yang telah dibaringkan di atas tikar.

Korban ditutupi kain batik dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Di samping jasad korban, ayah kandungnya terlihat menangis memandangi bayinya yang sudah terbujur kaku. Sementara NA, terduga pelaku, tengah berdiri di depan pintu kamar sambil menggendong putra sulungnya yang berumur dua tahun.

"Saat itu saya bertanya ‘kamu apakan anakmu?’, kemudian jawabnya ‘Saya tidak tahu apa-apa’ dengan muka kebingungan," tutur Syafruddin kepada Adib. Syafruddin lalu melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Warga Lumajang Dibunuh Pacarnya Saat Check-in di Surabaya

Kini, setelah mengamankan tersangka NA, kepolisian melakukan pendalaman kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Kepolisian juga masih meminta keterangan sejumlah saksi. Sementara, jasad korban dibawa ke PKM Bolo untuk keperluan visum.

Namun demikian, derdasarkan keterangan awal dari para saksi, disebutkan bahwa terduga pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Diperkuat informasi dari keluarganya bahwa terduga memang sering kesurupan. (MA)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru