Potretkota.com - Salah satu gedung PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan mengalami rusak parah, Minggu (20/11/2022). Pasalnya sebuah atap gedung tersebut ambruk tanpa sisa tiang penyangga.
Diketahui, atap tersebut terbuat dari Gavalum. Kemudian genteng terbuat dari tanah liat. Dua material tersebut ambruk didalam ruangan, sehingga menimpa bangku dan kursi dan menyebabkan rusak semua.
Baca juga: Genangan Rob Pelabuhan Tanjung Emas Cepat Surut
Ambruknya atap tersebut, membuat pihak lembaga geleng-geleng kepala. Sebab, atap ruangan tersebut bukan kayu melainkan konstruksi Gavalum. Dugaan lainya, konstruksi tak kuat menahan beban saat hujan diseratai angin, sehingga menambah beban berat gentingnya. Selain itu dimungkinkan volume gavalumnya terlalu tipis atau tak sesuai standar bangunan sehingga meleyot ketika kena beban berat. Atas kejadian ambruknya atap disalah satu gedung PGRI itu, membuat kegiatan menjadi terganggu.
Baca juga: Rumah Warga Nyaris Roboh Akibat Tanah Longsor
Ketua PGRI Kecamatan Purwodadi, Kholid mengatakan, waktu kejadian runtuhnya atap gedung pada malam hari. "Sehingga tidak ada korban jiwa, karena waktu itu, ambruknya atap terjadi pada malam hari. Terkait penyebabnya di mungkinkan faktor bencana yaitu hujan disertai angin. Sebab beberapa hari ini cuacanya buruk yakni hujan lebat disertai campur angin," katanya
Baca juga: Angin Puting Beliung di Kediri Merusak 9 Rumah
Kholid juga menegaskan, kontraktor awal pekerjaan gedung PGRI ia tidak tau. "Karena saat itu bukan zaman saya, melainkan periode yang lama. Yang jelas saya tidak tau proyek tersebut di kerjakan tahun berapa. Dan saat ini runtuhnya atap gedung PGRI tersebut ditangani pihak kepolisian setempat," tandasnya. (Mat)
Editor : Redaksi