Potretkota.com - Pemerhati satwa Singky Soewadji yakin Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya tahun 2024 dimenangkan kotak kosong. Keyakinan itu setelah beberapa hari pihaknya melakukan survei internal dari timnya.
"Saya yakin kotak kosong menang, sekitar 60-70 persen," ucap Singky Soewadji, Rabu (2/10/2024) dikediamannya wilayah Dukuh Sutorejo Surabaya.
Baca juga: Menolak Penghapusan Pilkada Langsung
Tanpa alasan, karena informasi yang didapat Singky Soewadji, banyak yang tidak suka cara kerja dan kebijakan yang dibuat Eri Cahyadi. "Secara pribadi, saya juga tidak suka dengan kebijakan yang dibuat Eri Cahyadi. Dari dulu saya tidak mendukung Eri Cahyadi, kok sekarang disuruh pilih Eri, ya pilih kotak kosong lah," ungkapnya.
"Teman-teman sudah survei secara internal, yang tidak suka cara kerja Eri Cahyadi dari PNS sekitar 85 persen, dari PDIP sekitar 78 persen. Pertai lain pendukung menengah kebawah tidak mendukung Eri," tambah Singky Soewadji.
Baca juga: Zulfikar Komisi II DPR RI Sebut Putusan MK 135 Sudah Final
Dengan memakai simbol kaos 'coblos kotak kosong atau pilih otak kosong?', Singky Soewadji juga berpendapat, program Eri Cahyadi banyak sekali tapi tidak terealisasi. "Karena tidak ada prestasinya, makanya saya juluki Walikota akan. Akan begini, akan begitu, akan-akan terus," ujarnya.
Salah satunya, Singky Soewadji mempersoalkan kebijakan Kebun Binatang Surabaya (KBS). "Dulu KBS atau Night Zoo buka malam, sejak puasa kemarin tutup, ada apa? Penyertaan modal juga harus dipertanggungjawabkan, kemana uangnya," bebernya.
Baca juga: Tanpa Direktur Utama, PDTS KBS Datangkan Satwa Baru
Dalang salah satu pergerakan kotak kosong ini meminta kepada masyarakat agar tidak golput. "Kalau di sekitar rumah saya pasti kotak kosong, saya akan menggalang suara komunitas, yang penting jangan golput, datang ke TPS, coblos nomor 2 kotak kosong," pungkas Singky Soewadji. (Hyu)
Editor : Redaksi