Pilkada Serentak 2024

Panwascam Gununganyar Target Pemilih 80 Persen

potretkota.com
Panwascam Gununganyar, H.M. Safi'i.

Potretkota.com - Dianggap konsep Pojok Pengawasan kurang efektif, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surabaya melakukan kegiatan sosialiasi cangkruk pengawasan di warung kopi serentak di 31 kecamatan di Surabaya, Kamis (24/10/2024).

Saat cangkruanan, Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) H.M. Safi'i mengatakan, tujuan kegiatan ini agar masyarakat pro aktif melaporkan bilamana terjadi kecurangan pemilu.

Baca juga: Menolak Penghapusan Pilkada Langsung

“Misal ada money politik, berita hoax, mencegah black campaign (kampanye negative), untuk segera berani melaporkan kepada kami selaku pengawas Pilkada 2024 ini,” kata Safi’i.

Menurut Safi’i, dalam Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Surabaya sendiri, terdapat calon tunggal melawan kotak kosong. Saat kampeye berlangsung, pemilih pasangan calon harus menghargai pemilih kotak kosong.

Baca juga: Zulfikar Komisi II DPR RI Sebut Putusan MK 135 Sudah Final

“Masing-masing kan punya hak, memilih kotak kosong maupun memilih pasangan calon, tidak boleh saling menjatuhkan, meremehkan dan sebagainya,” tambah Safi’i.

Menjelang coblosan berlangsung pada tanggal 27 November 2024 nanti, Safi’i rencana juga berusaha membantu meningkatkan partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Baca juga: Dapil dan Kursi DPRD Surabaya Tahun 2029 Rencana Bertambah

Pada Pemilu Legislatif (Pileg 2024), Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres 2024), Safi’i mencatat pemilih wilayah Kecamatan Gununganyar Kota Suranbaya yang tertarik datang ke TPS jumlahnya 70 persen.

“Kami juga punya target pemilih untuk datang ke TPS, yang sebelumnya 70 persen kami akan tingkatkan menjadi 80 persen, dengan cara sosialisasi kepada tokoh masyarakat tingkat RT/RW,” pungkasnya. (Hyu)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru