Beri Wawasan Sejak Dini

TPS Terima Kunjungan Siswa Sekolah Dasar Edukasi Dunia Pelabuhan

Reporter : Achmad Syaiful Bahri
Ardiansyah dan Susana Emiliyasari (Pekerja TPS) memberikan materi kepada siswa SD Muhammadiyah 4 Surabaya.

Potretkota.com - Berkarir di industri logistik dan kepelabuhanan, mungkin masih jauh dari daftar cita-cita anak Indonesia. Namun cita-cita tersebut bukanlah suatu hal yang tidak mungkin. Dalam rangka memperluas wawasan, melakukan pembelajaran dengan lebih menyenangkan serta mulai menggali minat berkarya di kemudian hari, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memberikan edukasi.

Anak usaha dari Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) itu, kembali menerima kunjungan murid dari kalangan SD (Sekolah Dasar). Kali ini sebanyak hampir 500 murid dari SD Muhammadiyah IV Surabaya melakukan fun outing class dengan berkunjung ke PT Terminal Petikemas Surabaya. Bertema “Aku Cinta Maritim Indonesia: Belajar Bersama Terminal Petikemas”.

Baca juga: BPOM dan TPS Lepas Ekspor Rempah ke Amerika Serikat

Kegiatan company visit ini dilaksanakan secara interaktif. Para murid mendapatkan penjelasan mengenai peran pelabuhan dalam mendukung perdagangan nasional dan global. Tidak hanya itu, mereka juga diperkenalkan aspek keselamatan kerja, lingkungan, serta nilai-nilai kedisiplinan yang diterapkan dalam setiap aktivitas operasional di TPS, sesuai dengan kapasitasnya.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi program TJSL perusahaan di bidang pendidikan. Erika bersyukur bisa berbagi pengalaman terhadap anak-anak SD. Hal ini tentu bukanlah sesuatu yang tabu, karena pengetahuan di dunia pelabuhan akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak SD tersebut.

“Kami bersyukur berkesempatan memberikan pengalaman belajar yang berbeda, di luar lingkungan sekolah. Dengan mengenalkan anak-anak pada dunia maritim dan logistik sejak dini, kami berharap dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, semangat belajar, serta wawasan baru tentang peran pelabuhan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Erika.

Dalam kegiatan ini, para murid SD terlihat antusias mengikuti tur singkat di terminal petikemas yang dikelola TPS. Mereka juga berkesempatan untuk bertanya langsung kepada pemateri untuk memahami proses bongkar muat petikemas, teknologi yang digunakan hingga profesi-profesi penunjang kegiatan logistik dan layanan terminal di TPS.

Baca juga: BCMS di TPS: Standar Internasional atau Sekadar Formalitas Pelabuhan?

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Surabaya, Ustadz Edy Susanto M. Pd. yang turut mendampingi siswa, mengapresiasi TPS membuka ruang edukasi bagi anak-anak. Edukasi tentang dunia pelabuhan akan menjadi bekal wawasan bagi para murid SD ini sendiri. Sebab, sebagaimana pemahaman dasarnya, anak di usia dini akan lebih mudah mengingat apa yang sudah diajarkan.

“Kegiatan seperti ini sangat berharga. Siswa kami bisa melihat secara langsung bagaimana pelabuhan berkontribusi terhadap perekonomian. Ini pengalaman nyata yang tak tergantikan oleh buku teks,” tukas Edy Susanto.

Sebagai bagian dari Pelindo Group, TPS menjalankan program TJSL yang selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam peningkatan literasi dan kualitas pendididkan. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif, termasuk menerima kunjungan siswa dan mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan.

Baca juga: TPS Siapkan 10.000 Bibit Mangrove: Solusi Ekologis atau Sekadar Etalase Hijau Korporasi?

Selain itu, Pelindo Group juga memberikan beasiswa pendidikan bagi 20 anak, yang terdiri dari 10 anak dari Kecamatan Lakarsantri serta 10 anak dari keluarga mitra kerja TPS. Tak hanya itu, pada Desember 2024 lalu, TPS juga telah menyelenggarakan pelatihan peningkatan kompetensi bagi para guru tingkat SMP dari tiga kecamatan di Surabaya, yaitu Pabean Cantikan, Krembangan, dan Semampir.

Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan peran sekolah sebagai tempat belajar yang aman dan ramah siswa dengan memberikan pelatihan anti perundungan. Selain itu, pelatihan khusus juga diberikan kepada para guru yang mengajar anak-anak berkebutuhan khusus, sebagai upaya mendorong sistem pendidikan yang lebih inklusif dan merata.

Melalui program-program TJSL yang berkelanjutan, TPS terus menunjukkan komitmennya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga peduli terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga diharapkan kelak, apa yang sudah ditanamkan oleh Pelindo Group membuahkan hasil yang baik untuk menyongsong Indonesia Emas. (ASB)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru