Potretkota.com – Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya menetapkan percepatan penyelesaian perkara, penguatan integritas aparatur, serta optimalisasi layanan peradilan berbasis teknologi sebagai fokus utama program kerja tahun 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas putusan, memperkuat kepercayaan publik, sekaligus mengefektifkan fungsi pengawasan terhadap pengadilan tingkat pertama di wilayah Jawa Timur.
Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya, Sujatmiko, mengatakan agenda kerja 2026 disusun sejalan dengan kebijakan Mahkamah Agung Republik Indonesia, khususnya dalam mendorong terwujudnya peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan. Menurutnya, PT Surabaya menargetkan penanganan perkara banding yang lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas pertimbangan hukum dan rasa keadilan bagi para pencari keadilan.
Baca juga: Pengadilan Tinggi Surabaya Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Di bidang teknis yudisial, PT Surabaya akan memperkuat pembinaan terhadap pengadilan negeri di bawah wilayah hukumnya. Pembinaan tersebut meliputi peningkatan kualitas putusan, keseragaman penerapan hukum, serta evaluasi kinerja majelis hakim dan aparatur peradilan secara berkala. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga profesionalisme sekaligus menekan potensi disparitas putusan.
Sementara pada aspek pengawasan, penguatan integritas aparatur ditempatkan sebagai agenda strategis. Pengawasan internal akan diperketat melalui monitoring kinerja, penegakan kode etik, serta upaya pencegahan terhadap praktik-praktik yang berpotensi mencederai marwah peradilan. Transparansi dan akuntabilitas disebut menjadi fondasi utama dalam menjaga independensi lembaga peradilan.
Baca juga: Purnabakti, Charis Mardiyanto tak Lagi Pimpin Pengadilan Tinggi Surabaya
Transformasi digital juga menjadi pilar penting dalam program kerja tahun ini. PT Surabaya mendorong optimalisasi sistem peradilan elektronik, mulai dari administrasi perkara, pengelolaan arsip, hingga layanan informasi publik. Digitalisasi diharapkan tidak hanya mempercepat proses peradilan, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan hukum.
Mengawali pelaksanaan program kerja 2026, PT Surabaya menggelar kegiatan jalan sehat bersama seluruh hakim dan karyawan. Sujatmiko menyebut kegiatan tersebut sebagai simbol awal untuk membangun semangat kerja di tahun baru.
“Karena ini hari pertama masuk tahun 2026, untuk memberikan semangat kinerja kepada hakim dan karyawan Pengadilan Tinggi Surabaya, pagi ini kami mengadakan jalan sehat bersama sebelum aktivitas kantor,” ujar Sujatmiko, Jumat (2/1/2026).
Melalui rangkaian program tersebut, PT Surabaya berharap tahun 2026 menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat peran lembaga peradilan yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap tuntutan publik. (ASB)
Editor : Redaksi