Polisi Sosialisasikan Bahaya Bullying di SDN Lambangan

potretkota.com

Potretkota.com - Upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah terus digencarkan jajaran kepolisian. Kali ini, Unit Binmas Polsek Wonoayu Polresta Sidoarjo menggelar sosialisasi pencegahan bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah melalui kegiatan bertajuk “Speak Up Bersama Melawan Bullying” di SDN Lambangan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (13/5/2026).

Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Aiptu Junarko Tris Cahyanto bersama Brigpol Didit Suprayogi dengan memberikan edukasi langsung kepada para siswa mengenai bahaya bullying, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial.

Baca juga: Sri Setyo Pertiwi alias Ning Tiwik Dituntut Jaksa 6 Tahun Penjara 

Dalam penyampaiannya, petugas Binmas mengajak para pelajar untuk berani berbicara dan melaporkan apabila mengetahui ataupun mengalami tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman tentang pentingnya saling menghormati, menjaga kerukunan antarteman, serta bersama-sama menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Petugas turut menekankan pentingnya menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama teman serta tidak takut meminta bantuan kepada guru maupun pihak kepolisian apabila terjadi tindakan bullying.

Baca juga: Jual Beli Jabatan, Kades di Tulangan Diputus 4 Tahun Penjara

Aiptu Junarko Tris Cahyanto mengatakan edukasi sejak dini sangat penting untuk membangun karakter pelajar yang peduli dan berani menolak segala bentuk perundungan.

“Melalui sosialisasi ini kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa bullying bukanlah hal yang sepele. Jika melihat atau mengalami perundungan, jangan diam. Beranilah berbicara kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian agar dapat segera ditangani. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan menyenangkan untuk belajar,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan di sekolah akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak.

Baca juga: Catut Gubernur Khofifah, Jaksa Dapati Terdakwa Sri Setyo Pertiwi Pergi Luar Kota Tanpa Kursi Roda

“Pencegahan bullying membutuhkan peran bersama, baik dari sekolah, orang tua, maupun aparat kepolisian. Kami berharap seluruh pelajar dapat saling menghargai dan menjaga kebersamaan demi terciptanya situasi belajar yang kondusif,” lanjut Aiptu Junarko.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran para pelajar terhadap dampak negatif perundungan semakin meningkat. Dengan demikian, lingkungan sekolah yang kondusif, aman, nyaman, dan ramah anak di wilayah Kecamatan Wonoayu dapat terus terwujud. (SR)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru