Kemarau Panjang, 14 Kabupaten di Jawa Timur Siaga Kekeringan

potretkota.com
Polsek Winongan menyalurkan bantuan air bersih.

Potretkota.com - Musim kemarau yang berlangsung lebih panjang mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Jawa Timur. Hingga saat ini, sebanyak 14 kabupaten telah menetapkan status siaga darurat kekeringan sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak musim kemarau.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, daerah yang telah menetapkan status siaga darurat meliputi Kabupaten Pasuruan, Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, Malang, Trenggalek, Lamongan, Bojonegoro, Bangkalan, Sampang, serta dua kabupaten lainnya.

Baca juga: Tiga Pencuri Sapi di Tutur Pasuruan Ditangkap Polisi

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengatakan penetapan status siaga darurat bertujuan agar pemerintah daerah dapat bergerak cepat ketika masyarakat mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

"Status siaga darurat ini menjadi langkah antisipasi agar pemerintah kabupaten dapat segera melakukan penanganan apabila terjadi krisis air bersih di wilayahnya," ujar Gatot.

Hingga saat ini, delapan kabupaten telah melakukan dropping air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Meski demikian, belum ada pemerintah kabupaten yang mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurut Gatot, kondisi tersebut menunjukkan penanganan masih dapat dilakukan menggunakan anggaran daerah masing-masing serta dukungan dari berbagai lembaga kemanusiaan.

Baca juga: AKBP Harto Agung Cahyono: UU Kepolisian Jadi Momentum Tingkatkan Profesionalisme

"Sampai sekarang belum ada daerah yang mengajukan bantuan ke provinsi karena penanganannya masih bisa dilakukan menggunakan kemampuan daerah dan dukungan berbagai pihak," tambahnya.

Sementara, di tengah meningkatnya dampak kekeringan, Polsek Winongan menyalurkan bantuan sosial berupa air bersih kepada warga Dusun Krajan 5, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/7/2026). 

Sebanyak 1.000 liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin, S.H., bersama anggota Polsek Winongan dan perangkat desa setempat. 

Baca juga: Setahun Polisi Tangkap Suami Istri Pelaku Begal Ibu Hamil di Pasuruan 

Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin mengatakan penyaluran air bersih merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. "Kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan jajarannya akan terus merespons berbagai kebutuhan masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

"Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan bantuan dengan cepat dan tepat," pungkasnya. (dyt)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru