Pemerintah Pantau Harga dan Distribusi Bahan Pokok di Tengah Erupsi Gunung Berapi

avatar potretkota.com
kebutuhan bahan pokok.
kebutuhan bahan pokok.

Potretkota.com - Erupsi gunung berapi di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian pemerintah, terutama terkait potensi terganggunya distribusi bahan pokok (bapok) kepada masyarakat. Pemerintah memastikan pemantauan harga dan ketersediaan komoditas pangan terus dilakukan untuk menjaga pasokan tetap aman, termasuk di wilayah yang terdampak bencana.

Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan terkini, harga sebagian besar bahan pokok masih berada dalam kondisi aman.

Meski demikian, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah komoditas yang mengalami perubahan harga, salah satunya cabai rawit.

“Harga cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang perlu mendapat perhatian dan terus dipantau,” ujar Dyah Roro Esti Widya Putri saat ditemui ketika meninjau produk UMKM keramik di kawasan Ngagel, Surabaya, Minggu (6/9/2026).

Menurut Dyah, pemerintah terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di berbagai daerah. Pemantauan tersebut dilakukan antara lain melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Sistem ini digunakan untuk memantau perkembangan harga berbagai bahan pokok di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah yang terdampak bencana.

“Pemerintah akan terus melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok,” kata Dyah.

Selain pemantauan harga, pemerintah memperkuat koordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pokok tetap terjaga.

Koordinasi tersebut menjadi penting karena bencana, termasuk erupsi gunung berapi, berpotensi mengganggu akses dan kelancaran distribusi logistik. Apabila tidak diantisipasi, gangguan distribusi dapat memengaruhi ketersediaan barang sekaligus mendorong perubahan harga di tingkat pasar.

Dyah memastikan pemerintah akan terus mengikuti perkembangan kondisi di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan agar kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana, tetap terpenuhi.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap aman,” ujarnya.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mengingat potensi dampak erupsi gunung berapi masih dapat terjadi. Melalui pemantauan harga, pengawasan ketersediaan, serta penguatan koordinasi antarinstansi, pemerintah berharap distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana dapat terpenuhi. (KF)

Berita Terbaru