Diam-diam Polisi Selidiki Kasus PG Candi Baru

potretkota.com

Potretkota.com - Polda Jatim dikabarkan diam-diam turun memeriksa kasus limbah PT Pabrik Gula (PG) Candi Baru di Sidoarjo, anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Rajawali Nusantara Indonesia, yang sudah memakan korban jiwa.

Hal tersebut disampaikan Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris. “Untuk saat ini perkara tersebut masih ditindak lanjuti oleh Krimsus Polda Jatim,” katanya baru-baru ini.

Baca juga: Program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah Domestik Kota Blitar Ada NPHD

Pernyataan Haris dibenarkan oleh salah satu sumber internal anggota Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Jatim. “Benar, kami sudah penyelidikan,” akunya, di Polda Jatim.

Senada disampaikan Jh, petugas security PG Candi Baru. Menurutnya Polda Jatim sudah datang tapi tidak bertemu dengan management. “Sudah.. sudah ada anggota Polda Jatim yang turun,” singkatnya.

Baca juga: Sanitasi Layak dan Aman adalah Kebutuhan Dasar

BACA JUGA: Dinas Lingkungan Cuek Kasus PG Candi Baru

Seperti diketahui, limbah PG Candi Baru dibuang seenaknya di Desa Klurak, Candi, Sidoarjo, di kawasan Pusat Pengendalian Lumpur Lapindo Sidoarjo, dan tempat lain diluar kota Sidoarjo.

Baca juga: Limbah Industri Wonorejo Diadukan ke DLH Jatim

Akibatnya, limbah panas PG Candi Baru di Desa Klurak, Candi, Sidoarjo, sudah makan korban. Mereka adalah, bocah Davin, mengalami luka serius, September 2018 lalu. Sedangkan bocah Hendi meninggal dunia di ruang operasi RSUD Sidoarjo, awal Oktober 2018.

Dianggap bertanggungjawab atas korban jiwa, Gerakan Putra Daerah (GPD) melaporkan Direktur PG Candi Baru, Ardian Wijanarko, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo Dian Wahjuningsih dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur Diah Susilowati, ke Polda Jatim. “Kami sengaja laporkan ke Polda Jatim, agar kedepan tidak ada korban lagi,” tegas Cak Wanto, juru bicara GPD. (Tio)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru