Kata BPJS Soal Honor Jaspel RSUD Syamrabu

potretkota.com

Potretkota.com - Benarkah honor jasa pelayanan (jaspel) di RSUD Syarifah Ambami Ratu Ebu (Syamrabu) Bangkalan yang tidak cair akibat defisitnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)? Tentu saja hal tersebut dibantah oleh pihak BPJS.

Kepala Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Bangkalan Irma Royka Yulvitasari menyatakan, masalah pencairan dana honor jaspel sebenarnya adalah wewenang kantor Pamekasan. ’’Kantor cabang BPJS di Bangkalan ini menerima penagihan dari RSUD Bangkalan,’’ terang Irma, Kamis (29/11/2018).

Baca juga: Pembayaran 16 Ribu Pasien SKTM RSUD dr Ishak Disunat

Lalu, sambungnya tagihan itu diikirim ke kantor BPJS di Pamekasan, masuk ke bagian keuangan untuk dilakukan verifikasi. ’’Kalau tagihannya sudah masuk, dikirim dan selesai diverifikasi, pasti dicairkan,’’ kata Irma.

Untuk RSUD Syamrabu Bangkalan, diakui ada keterlambatan penagihan. Tagihan terakhir yang masuk dari RSUD Syamrabu Bangkalan adalah tagihan bulan Agustus 2018. Diuraikan, honor jaspel bulan Mei 2018 untuk RSUD Syamrabu Bangkalan, dipastikan sudah cair.

’’Untuk bulan Juni, semua sudah terverifikasi. Tapi, kita belum tahu, apakah sudah dicairkan atau belum. Tapi, yang pasti, untuk Jaspel bulan Juni, sudah tinggal pencairan saja,’’ terang Irma.

Apakah tagihan bulan Juni dan Juli sudah cair? ’’Yang tahu pasti adalah kantor BPJS di Pamekasan atau pihak RSUD Syamrabu sendiri,’’ tembah Irma.

Lebih lanjut disebut Irma, untuk tagihan dari RSUD Syamrabu Bangkalan bulan Agustus 2018, baru masuk tahap verifikasi. ’’Tagihan BPJS Agustus dari RSUD Bangkalan, masih baru akan diverifikasi,’’ sebutnya.

Bagaimana jika tidak ada atau tidak cukup dana di BPJS untuk dicairkan? Menurut Irma, semua ada berita acaranya. Termasuk bila ada penundaan pembayaran dari pihak BPJS kepada pihak rumah sakit. ’’Bisa saja ada penundaan pencairan. Tapi kan ada berita acara yang menjelaskan sampai kapan waktu penundaan pencairan tersebut,’’ jelas Irma.

Baca juga: Cegah Superflu, Warga Surabaya Vaksinasi Sebelum ke Luar Negeri 

Pokoknya, tegas Irma, setiap tagihan yang masuk, akan langusng dikirim ke kantor di Pamekasan, masuk ke bagian keuangan dan dilakukan verifikasi. Selesai verifikasi, langsung cair. Kalau tidak ada karena persoalan keuangan atau ada defisit keuangan, tetap ada berita acara penundaan dengan batas waktu yang ditetapkan.

’’Kalau tidak cairnya honor jasa pelayanan akibat defisitnya BPJS, saya kira tidak sepenuhnya demikian,’’ tukas Irma. Tapi, sambungnya, kalau ada keterlambatan pencairan, bisa disebabkan terlambatnya penagihan, dan karena masih melalui proses verifikasi.

Informasi yang dihimpun, di rumah sakit daerah di Madura dana jaspel diterima dokter dan perawat, rutin setiap bulan. Di rumah sakit swasta di Bangkalan yang dikonfirmasi, juga tidak ada keterlambatan honor jaspel untuk dokter dan perawat.

BACA JUGA: Honor Dokter dan Perawat RSUD Bangkalan tak Cair

Baca juga: Rasiyo DPRD Jatim Dilaporkan, Demokrat Diam atau Melawan?

Sebelumnya diberitakan, sejak Juni 2018 hingga saat ini puluhan dokter dan ratusan perawat yang bekerja di RSUD Syamrabu Bangkalan, tidak menerima honor jasa pelayanan sejak Juni hingga Oktober 2018. Mereka juga disodori surat pernyataan, untuk tidak menuntut pembayaran honor jaspel bulan November dan Desember 2018.

Ketua Komite Medis RSUD Syamrabu Bangkalan, dr Mulyadi Spog, membenarkan tentang adanya surat pernyataan tersebut. ’’Iya, memang benar kalau sejak Juni 2018 honor jasa pelayanan belum dicairkan. Dan surat pernyataan itu juga benar ditandatangani,’’ kata dr Mulyadi, saat dikonfirmasi melalui sambungan terlepon (Rabu, 28/11).

Hal itu, tambah Mulyadi, sebenarnya sudah diketahui oleh dokter dan perawat di RSUD Syamrabu Bangkalan. ’’Semua dikumpulkan, kepala-kepala perawat, ruangan, dan dokter dikumpulkan dan diberitahu kalau dana untuk honor jasa pelayanan tidak bisa cair karena tidak ada dananya,’’ ungkap Mulyadi.

Tapi, honor itu tidak akan hangus. ’’Tidak hangus. Hanya belum cair. Nggak ada itu yang namanya hangus,’’ ujar dr Mulyadi. Sebab, jelas dia, honor jaspel yang berasal dari BPJS itu juga belum cair. ’’Kan tahu sendiri kondisi BPJS sekarang ini memang sedang kolaps,’’ pungkasnya. (Ris)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru