Golkar Tolak Teno PDIP Maju Cawali Pasuruan

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pasuruan 2020 nampaknya terjadi perseteruan antara Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Dalam perseteruan tersebut, Golkar menutup rapat-rapat kesempatan Raharto Teno Prasetyo mengikuti penjaringan Bakal Calon Wali Kota Pasuruan.

Diakui Ketua DPC Partai Golkar yang juga selaku team kemenangan, Arief Ilham menyatakan proses penjaringan Cawali telah berakhir meski hanya diikuti empat orang dari unsur eksternal, salah satunya yaitu Ismail Nachu, Ayik Suhaya, Yuli Andriyani dan Anshori.

Baca Juga: Demi Kebaikan Warga, Praktisi Hukum Usulkan Rahmat Muhajirin dan Bupati Sidoarjo Berdamai

"Penjaringan Cawali Partai Golkar memang tidak kami lakukan secara terbuka. Jadi proses penjaringan telah usai dilakukan artinya penjaringan di partai Golkar di tutup. Perlu diketahui bahwasanya kami tidak pernah menolak keinginan Teno mengikuti proses politik tersebut. Hanya saja, tim PDIP yang bermaksud mendaftarkan Teno sudah melebihi batas waktu yang sudah di tetapkan. Sempat ada pimpinan PDI Perjuangan yang mau mengambilkan berkas pendaftaran untuk Teno, tapi sayangnya sudah terlambat," jelas Arief Ilham.

Baca Juga: Partai Demokrat Jatim Nilai Rasiyo Turut Selamatkan RS Pura Raharja

Sementara Calon walikota Pasuruan, Ketua PDI Perjuangan Raharto Teno Prasetyo mengaku tidak bisa mendaftarkan diri di penjaringan Partai Golkar. "Jujur kami tidak mengetahui saat itu, jika penjaringan Partai Golkar tersebut sudah ditutup," ujarnya. (Mat)

Berita Terbaru