Potretkota.com - Festifal akbar pesta durian nusantara telah digelar di lapangan Kelurahan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jumat (13/3/2020) siang. Acara tersebut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Muspika setempat, tokoh masyarakat, Karang Taruna, pengusaha dan pengunjung lainya. Tujuan acara ini yakni, mempromosikan potensi wisata kuliner yang ada di Kecamatan prigen soal durian Nusantara.
Penyelenggara Istana Durian Pitono mengucapkan trima kasih kepada Joko Chayono selaku Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan dan Muspika serta lainya hadir memberikan suport dalam festifal durian. "Festifal durian hari ini kami sediakan sebanyak 700 durian, gratis di makan ditempat. Acara ini dilakukan selama 3 hari," katanya.
Baca Juga: Sisa Kas Cuma Rp75 Juta, Perumda Panglungan Nekat Pinjam Dagulir Bank UMKM Jatim Rp1,5 Miliar
Selain itu, Pitono juga menjelaskan, bahwa durian yang disediakan ini berasal dari nusantara tentunya dari Bali, Palu, Bengkulu. "Untuk duren terdekat, saya ambil dari Prigen, Trawas, Dayu, Sukoreno dan itu durenya jenis lokal. Jadi tidak usah kawatir bila ingin beli durian di tempat ‘Istana Duren’ pasti ada meskipun musim kemarau panjang. Karena kami mengambil durian dari seluruh Nusantara," tambahnya.
Baca Juga: Kapolres Pimpin Doa Aksi Unjuk Rasa Petani Desa Sumberanyar
Menurut Pitono, kalkulasi jual duren montong, pihaknya bisa menghabiskan duren per 3 minggu. Untuk nilai jual 1000 durian, bisa untung mencapai Rp 50 juta sampai Rp 40 juta perhari. "Cita-cita kami ke depan di kawasan Prigen, akan menanami bibit durian, lalu saya kembangkan. Untuk itu saya harap suport dan kerjsamanya selaku ketua komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Joko Cahyono, biar wisata kuliner duren di kawasan Kecamatan Prigen dikenal," terangnya, harga durian berfariasi, mulai Rp 60 ribu dan ada Rp 70 ribu tergantung kualitas. Kalau durian montong dari Sulawesi, harga Rp 80 ribu.
Baca Juga: Utang Rp1,5 Miliar Untuk Tanam Porang, Cuma Panen Rp90 Jutaan
Sementara, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Joko Chahyono menyatakan, festifal duren ini jangan sampai dilakukan satu kali ini saja. "Saya siap membekup bila ada acara semacam ini. Sebab acara ini di landing sektor komisi II yang membidangi pertanian, perikanan dan ekonomi. Saya bangga gelaran acara ini 100 persen dilakukan anak-anak muda," tambahnya. (Mat)
Editor : Redaksi