Petani Tutur dan Tosari Gembira Blokir Pupuk Dibuka

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Para petani yang ada di Kecamatan Tutur dan Tosari sangat gembira kedatangan tamu kunjungan dari Wakil ketua dan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (14/3/2020).

Kedatangan wakil rakyat ke para petani tersebut tak lain menyampaikan pembukaan blokir penyaluran pupuk bersubsidi yang ada di Kecamatan Tutur dan Tosari. Karena sebelumnya di tahun 2019 lalu, dua Kecamatan itu telah dilakukan pemblokiran penyaluran pupuk bersubsidi oleh Kementrian. Sebab lahan tersebut, menurut pemetaan lahan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), kawasan tersebut bukan sebagai kawasan tanaman sub sektor hortikultura dan perkebunan. Sehingga Kementrian memblokir penyaluran pupuk bersubsidi.

Baca Juga: Sisa Kas Cuma Rp75 Juta, Perumda Panglungan Nekat Pinjam Dagulir Bank UMKM Jatim Rp1,5 Miliar

Diungkapkan oleh Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Tutur, Heri Subkhan, bahwasanya sangat berterima kasih atas perjuangan anggota dewan, akhirnya blokir pupuk subsidi di Kecamatan Tutur dan Tosari dibuka kembali. "Kami juga menyampaikan apresiasinya atas kinerja dewan yang telah memperjuangkan para petani," katanya.

Baca Juga: Kapolres Pimpin Doa Aksi Unjuk Rasa Petani Desa Sumberanyar

Hal senada juga disampaikan, Ketua KTNA Tosari Agus setiawan wardana, karena menurutnya saat ini yang perlu dilakukan adalah melakukan pengetatan terhadap penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran. "Harapan kami selanjutnya jangan sampai penyaluran pupuk bersubsidi disalah gunakan. Kami mengharap harus ada pengawasan ketat dalam pendistribusian," kata Agus Setiawan.

Baca Juga: Utang Rp1,5 Miliar Untuk Tanam Porang, Cuma Panen Rp90 Jutaan

Sementara Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Joko Cahyono menegaskan, perlunya pengawasan tata niaga dan distribusi pupuk urea subsidi. "Kami berharap adanya jaminan ketersediaan pupuk bersubsidi pada saat memasuki musim tanam. Untuk itu, kami akan selalu melakukan monitoring dan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi biar tepat sasaran ke para petani," pungkasnya. (Mat)

Berita Terbaru