Adi Sutarwijono Minta Kader Pasang Bendera PDIP

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Melaksanakan instruksi DPP PDIP Pusat, Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono telah mengimbau agar mematuhi perintah dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ia pun mengajak kader dan simpatisan partai agar tak terprovokasi dengan pembakaran bendera.

"Seluruh pengurus, kader, anggota dan simpatisan di Kota Surabaya untuk menghayati dan memedomani Perintah Harian Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, tertanggal 25 Juni 2020," seru pria yang akrab dipanggil Awi itu, Jumat (26/6/2020) kemarin.

Baca Juga: Komisi V DPR RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Selain itu, Awi juga mengajak kader PDIP Surabaya untuk memperkuat konsolidasi, agar tidak gampang terprovokasi pihak yang sengaja ingin partai berlambang banteng tersebut hancur.

Karena itu, Pria yang juga Ketua DPRD Surabaya tersebut meminta kader PDIP Surabaya tidak bertindak sendiri-sendiri dan tetap menaati komando pimpinan Partai. "Terus memperkuat konsolidasi. Jangan terpancing provokasi-provokasi pihak lain. Tidak bertindak sendiri-sendiri. Melainkan mentaati komando pimpinan partai. Kita tetap waspada dan siap sedia, kapan pun, untuk bergerak," lanjutnya.

Baca Juga: Inspektorat Sebut Ketua dan Wakil DPRD Jatim Urunan Korupsi Lampu Rp10 Miliar

Selain menginstruksikan tak terprovokasi dan patuh pada komando pimpinan partai, Awi juga memerintahkan untuk memasang bendera partai di setiap rumah kader dan simpatisan. Hal ini dimaksudkan sebagai tanda bahwa partai berlambang banteng moncong putih masih eksis dan menang.

"Memasang bendera PDI Perjuangan di rumah masing-masing pengurus, kader, anggota dan simpatisan. Kita kibarkan bendera partai sebagai tanda eksistensi kita tetap tegak berdiri, dan berkibar, yang dijaga oleh seluruh kader," tutur Awi.

Baca Juga: Sidang Tipikor Sahat Tua Disambut Unjuk Rasa

Lebih lanjut, Pria kelahiran Blitar itu mengutip perkataan Raden Wijaya yaitu Satyam Eva Jayate, yang artinya 'hanya kebenaran yang berjaya'. "Kami di PDI Perjuangan selalu berkeyakinan bahwa kebenaran lah yang akhirnya akan menang, Satyam Eva Jayate, sebagaimana dikatakan Raden Wijaya pada 1293," pungkas Awi. (Qin)

Berita Terbaru