Potretkota.com - Dianggap terlena dan minimnya pretasi tingkat nasinal, Koni Jawa Timur tegur Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jatim. Teguran ini disampaikan Ketua Koni Jatim Erlangga Satriagung menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) bulan Maret mendatang.
"PBSI Jatim dianggap terlalu sibuk sebagai pengurus pusat, ditambah lagi sepinya event dan akibatnya tidak adanya pebulu tangkis asal Jatim gagal menghuni pusat latihan (Pelatnas)," terang Erlangga, Senin (26/2/2018).
Baca Juga: Hakim Minta Pengurus KONI Kota Kediri Kembalikan Uang Korupsi
Menurut Erlangga, Jatim dulu dikenal sebagai gudangnya juara bulu tangkis baik nasional maupun internasional. "PBSI Jatim harus mencari terobosan agar kedepannya supremasi bulutangkis nasional bisa kembali dipegang oleh Jawa Timur," ujarnya.
Baca Juga: Lintas Generasi Ramaikan Acara Friday Night Run Pasuruan Kota
Koni Jatim juga tidak berani mengatakan kepemimpin Widjanarko dianggap gagal, karena penilaian itu diserahkan ke klub maupun pengurus PBSI Kota dan Kabupaten se Jatim yang lebih memahami apa akar permasalahanya.
Baca Juga: Sumpah Pemuda BMX Race di Pasuruan, Lokal Jadi Regional
Merosotnya superamasi bulutangkis Jawa Timur bukan sejak dipegang Widjanarko, namun sebelum-sebelumnya juga sudah merosot. "Rasanya diperlukan turun tangannya seluruh senior-senior bulutangkis Jawa Timur termasuk mantan juara-2 dunia asal Jawa Timur untuk melakukan pembahasan mendalam mencari sebab belum kembalinya supremasi bulutangkis nasional ke Jawa Timur, sekaligus mencari solusinya,"pungkas Erlangga. (AH)
Editor : Redaksi