Kapolrestabes Surabaya Selidiki Tahanan Lepas

avatar potretkota.com
siaran pers tembak mati RR dan AA/foto Surabaya Raya
siaran pers tembak mati RR dan AA/foto Surabaya Raya

Potretkota.com - Dilepasnya pemilik sabu-sabu oleh oknum Polsek Bubutan menjadi perhatian khusus Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Edison Isir. Menurutnya, perkara yang melibatkan orang yang mengaku sebagai Pers, dalam penyelidikan.

"Kami akan selidiki lebih lanjut, dan akan tindak oknum Pers yang terlibat dan terbukti," kata Kombes Pol Jhonny Edison Isir kepada Potretkota.com sebelum siaran pers tembak mati RR warga Surabaya dan AA warga Palembang pemilik sabu 21,1 kg, Senin (21/09/2020).

Baca Juga: Desak Audit Total, AMAK Soroti Revitalisasi Pasar Keputran

Seperti diketahui, Rz warga Polai Sampang Madura dan temannya ditangkap anggota Polsek Bubutan Surabaya inisial Ag sekitar Jalan Kedung Cowek Surabaya setelah membeli sabu (bukan pesta sabu, red) disalah satu pengedar kawasan Simokerto Surabaya seharga Rp 200 ribu, Senin (14/9/2020) lalu.

Baca Juga: DPRD Soroti Pemasangan Tiang dan Kabel Wifi di Kota Pasuruan

Diduga kuat, ada negosiasi dari pihak keluarga dengan oknum Polsek Bubutan. Informasinya, awal negosiasinya minta Rp 100 juta dan kemudian disepakati Rp 60 juta.

Baca Juga: Inspektorat Ngaku Tidak Ada Surat Perintah Kejari Ngawi Periksa Terdakwa Notaris Nafiaturrohmah

Saat dikonfirmasi soal penangkapan Rz dan suap Rp 60 juta, Kapolsek Bubutan Polrestabes Surabaya AKP Bambang Prakoso, menepisnya. "Engga benar itu," singkatnya. (Tio)

Berita Terbaru