Dinkes Kota Pasuruan Akui Stock Vaksin Terbatas

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pasuruan, dr Shierly Marlena mengakui untuk sementara ini ketersediaan dosis vaksinasi terbatas. Keterbatasan disebabkan lambanya pengeriman barang. Namun bagi warga Kota Pasuruan yang rentan atau lansia akan di preoritaskan. Karena saat ini dosis vaksinasi yang ada di Kota Pasuruan tinggal 81,48 persen.

Serly menjelaskan, bagi warga Kota Pasuruan yang ikut suntik vaksin bisa datang ke tempat posko pelayanan yang terbagi 10 titik pos di wilayah Kota Pasuruan. Selain posko pelayanan, pemerintah Kota Pasuruan juga menyediakan rumah vaksinasi. "Rumah pelayanan vaksinasi ini akan dibuka mulai tanggal 1 Oktober 2021. Berharap dengan program pemerintah ini, masyarakat Kota Pasuruan mendukung dengan cara mengikuti anjuran yang telah diterapkan," tandasnya.

Baca Juga: Pembayaran 16 Ribu Pasien SKTM RSUD dr Ishak Disunat

Senada disampaikan Polres Kota Pasuruan, AKBP Arman berpesan, vaksin ini masih ada dan gratis dan berharap masyarakat cepat ikut suntik vaksinasi. "Karena kalau kedepan pemerintah tidak menyediakan program vaksinasi, kita sudah tidak tau lagi. Selain itu, kita minta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan, meskipun saat ini di Pasuruan angka Covid-19 menurun dari data se Jawa Timur," singkatnya.

Baca Juga: Cegah Superflu, Warga Surabaya Vaksinasi Sebelum ke Luar Negeri 

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan, Syaifullah Yusuf akrab disapa Gus Ipul menyebut sampai detik ini Kota Pasuruan berada urutan nomor 6 di Jawa Timur. Artinya Covid-19 di Pasuruan ini menurun atau tendah.

Baca Juga: Rasiyo DPRD Jatim Dilaporkan, Demokrat Diam atau Melawan?

"Meskipun rendah, warga Kota Pasuruan harus waspada dan tetaplah menjaga protokol kesehatan. Untuk kuota vaksinasi Kota Pasuruan yang kita sediakan sementara ini tinggal 81,48 persen. Jadi bagi lansia atau orang tua yang belum mengikuti suntik vaksinasi hendaklah segera datang ke Posko pelayanan vaksin yang sudah disediakan. Agar di Pasuruan ini bisa menuju zona hijau. Tidak hanya itu, vaksinasi ini kita anggap penting. Karena untuk bisa memasuki area publik harus menggunakan surat atau aplikasi vaksin," tegas Gus Ipul. (Mat)

Berita Terbaru