Potretkota.com - Rumah mewah Sertifikat Hak Milik (SHM) 965 luas 168 dan SHM 966 luas 176 milik Muhammad Ismawandi dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Malang, Senin (21/2/2022).
PN Malang berlasan, eksekusi sudah berdasarkan surat No 12/eks/2021. "Ada tim telaah tahap eksekui. Termohon beberapa kali sudah dipanggil PN Malang, tapi tidak datang," kata panitera Rudy Hartono.
Baca Juga: Segel Rumah Darmo 153 Dipersoalkan Madas dan Ahli Waris
Rudy Hartono mengaku, selaku panitera pihaknya tidak bisa menanggapi apa yang disampaikan termohon. "Saya tidak punya kapasitas untuk menanggapi pihak termohon. Kalau keberatan termohon bisa ambil langkah hukum," akunya, sampai dengan hari ini, belum ada perintah untuk menanggungkan dan menunda eksekusi rumah Muhammad Ismawandi.
Sementara, Irma Rahmawati pengacara Muhammad Ismawandi keberatan adanya eksekusi rumah kliennya di Jalan Cemara Kipas Kota Batu. "Ini masih proses sidang sengketa gugatan perdata, tapi kenapa sudah ada eksekusi. Ada apa ini?" ungkapnya terheran-heran.
Baca Juga: Sisa Kas Cuma Rp75 Juta, Perumda Panglungan Nekat Pinjam Dagulir Bank UMKM Jatim Rp1,5 Miliar
Irma Rahmawati menjelaskan, eksekusi yang dilakukan oleh PN Malang bertentangan dengan buku pedoman yang diterbitkan Mahkamah Agung Nomor 144-156. "Pada buku pedoman pelaksanaan tugas dan administrasi Pengadilan, buku ke 2, dijelaskan eksekusi harus ditangguhkan apabila nampak perlawanan tersebut benar dan beralasan paling tidak sampai dijatuhkan putusan oleh Pengadilan Negeri," jelasnya.
Untuk diketahui, Muhammad Ismawandi menjaminkan obyek bangunan dan tanah SHM 965 juga SHM 966 Jalan Cemara Kipas Kota Batu senilai Rp 2,9 miliar, ke Bank Jawa Barat (BJB). Karena usaha macet, warga Surabaya ini pun kesusahan melanjutkan cicilan.
Baca Juga: Akhiri Konflik, Pengacara Partai Demokrat dan KORPRI Tabayyun
"Saya sudah melakukan angsuran, selama 6 kali, kalau engga salah mencapai Rp 1,2 miliar. Karena Pandemi, angsuran macet," ujar Ismawandi, tanpa sepengetahuannya tanah dan bangunan yang dijaminkan dilelang Bank Jawa Barat. (Hyu)
Editor : Redaksi