Serang Anggota TNI, Begal Dihajar Massa

avatar potretkota.com
Begal Roy Yohanes saat dihajar warga
Begal Roy Yohanes saat dihajar warga

Potretkota.com - Pelaku begal jadi bulan bulanan massa, setelah tertangkap usai gagal membawa lari sepeda motor milik seorang Ibu dan anak, di jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit Jakarta Timur, Senin (9/5/2022) malam. Kejadian itu saat Ibu dan anak gadisnya sedang berhenti untuk memperbaiki motornya yang rusak.

“Ini begal tiba-tiba merampas motor saya dan membawanya. Saya kaget dan langsung teriak. Pelaku mungkin kaget dan terjatuh," kata Sunarti pemilik motor.

Baca Juga: Fun Run Kodim 0819 Pasuruan Berhadiah Umroh

Pelaku bernama Roy Yohanes yang tak jauh dari lokasi, sekitar 200 meter terjatuh akibat panik mendengar teriakan korban. Mengatahui hal ini, warga mengejar dan menangkapnya.

Massa yang mengamuk, kemudian menghajar habis pelaku hingga babak belur. Polisi yang tiba dilokasi terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghalangi warga melakukan aksi brutal terhadap pelaku.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya, berhasil mengungkap identitas satu pelaku begal yang mencoba menyerang dua prajurit TNI di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca Juga: TNI dan Kejari Jalin Kerjasama Penegakan Hukum di Surabaya

Kabid Humas Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengungkapkan, salah satu pelaku bernama M Rizky saat ini masih diperiksa secara intensif oleh tim penyidik, guna mencari tahu keberadaan tujuh rekannya yang berhasil kabur.

"Salah satu pelaku yang jatuh bernama M Rizky," kata Kombes Endra Zulpan, Senin (9/5/2022).

Baca Juga: Komandan Kodim 08I9 Jelaskan Mobil TNI Muatan Amunisi Terbakar

Untuk diketahui, dua orang prajurit Batalyon Arhanud 10/ABC Kodam Jaya berhasil menggagalkan aksi begal yang diduga dilakukan oleh sembilan orang dan mencoba menyerangnya, ,usai belanja untuk membeli kebutuhan bahan dapur anggota lajang di Pasar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu 7 Mei 2022.

"Saat itu tiga pengendara sepeda motor berjumlah sembilan orang mencoba menghentikan kendaraan dua personel TNI," tambah Kapendam Jaya, Letkol Indra Wirawan kepada wartawan. (Yanto)

Berita Terbaru