Potretkota.com - Puluhan warga Desa Deling, Kecamatan Sekar, menghadang laju mobil mitsubishi pajero yang ditumpangi oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, sepulang dari acara panen raya jagung yang berlangsung di desa itu.
Ssatu peserta aksi Widodo mengungkapkan, hal itu dilakukan untuk mengadukan dugaan penyalahgunaan anggaran pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Deling, yang ditengarai melaksanakan proyek pembangunan tidak sesuai Rancangan Anggaran Biaya (RAB).
Baca Juga: Luluk Haryadi GP Ansor Bondowoso Dituntut 7 Tahun 8 Bulan Penjara
"Besi dan material lainnya tidak sesuai RAB," ungkap Widodo, Kamis (9/6/2022).
Widodo melanjutkan, warga sudah melaporkan temuan itu ke Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Bojonegoro pada bulan Januari 2022 lalu. Namun persoalan tersebut belum ada kejelasan hingga saat ini. "Inspektorat maupun Kejaksaan sampai saat belum memberi kejelasan kepada kami," lanjutnya.
Baca Juga: ARSAS Soroti Rasa Keadilan dalam Seleksi PPDB Surabaya 2026
Pihaknya berharap agar Wabup Bojonegoro turut andil dalam mengusut permasalahan yang terjadi di desa yang dipimpin oleh Kades perempuan yang juga sebagai istri seorang anggota legislatif Kabupaten Bojonegoro. "Kami memohon kepada Pak Wabup untuk mengusut tuntas permasalahan yang telah kami laporkan," imbuh Widodo.
Sementara itu Mas Wawan, sapaan akrab Budi Irawanto meminta kepada para warga untuk bersabar dan menghormati proses hukum yang berlaku. Dan meminta kepada warga untuk menambah data guna memperkuat bukti laporan. Serta proaktif menanyakan perkembangan laporannya kepada pihak terkait.
Baca Juga: Jaksa Tuntut Syaiful Rachman dan Hudiyono 16 Tahun Penjara, Terdakwa Jimmy Tanaya 18 Tahun
"Saya pasti berpihak kepada masyarakat, tetapi tidak bisa intervensi terhadap perkara yang sudah ditangani oleh penegak hukum, harap bersabar," tegas Budi Irawanto.
Perlu diketahui, program untuk percepatan ODF di Desa Deling bersumber dari tiga aliran dana, yakni Dana Desa, BKD, serta Hibah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro. Namun untuk sementara warga hanya menemukan kejanggalan bantuan yang bersumber dari BKD saja. (Abror)
Editor : Redaksi