Potretkota.com - Kamaruddin (37) pria asal Desa Binuang Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dilaporkan hilang sejak senin malam (14/6/2022). Pria 37 tahun ini hilang saat tengah mencari umpan untuk memancing di Sungai Pemaluan. Korban.
Informasi yang ad, kejadian ini bermula saat 2 orang saksi, yakni Achmad Sabrani dan Awang, sepakat untuk berangkat mencari ikan di Sungai Pemaluan. Namun, sebelum pergi memancing di laut, keduanya lebih dulu mencari umpan di sekitar pantai Muara Sungai Lop, Kelurahan Mentawir, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Baca Juga: Lomba Marching Band Kapolres Gresik Cup 2025 Resmi Bergulir
Pada saat itu, kedua saksi sempat melihat korban juga turut mencari umpan, dengan cara menyelam ke dalam perairan Pantai Muara Sungai Lop. Namun naas, setelah menyelam lebih dari 10 menit, korban tak juga muncul ke permukaan. Diduga Kamaruddin hilang akibat diterkam oleh seekor buaya muara.
Beberapa menit kemudian, salah satu saksi, Achmad Sabrani, sempat melihat korban muncul ke permukaan, tetapi korban telah berada di posisi mulut buaya. "Jadi waktu kejadian itu, korban sempat menyelam, tapi kok engga muncul lagi ke permukaan, nah pas saya coba cari di sekeliling, ternyata korban sudah dalam posisi berada di mulut buaya" katanya.
Baca Juga: Kecelakaan di Jalan Kali Rungkut, Satu Tewas, Satu Luka Parah
Usai menerima laporan ini, Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara pun langsung mengerahkan 1 tim dengan dibekali perahu karet, untuk melakukan penyisiran dan pencarian korban.
"Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, kami langsung turun untuk membantu mencari keberadaan korban, yang diduga diterkam buaya," kata Nurlaila, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten PPU.
Baca Juga: Jamaah Haji asal Surabaya Meninggal Dunia di Tanah Suci
Untuk mempercepat proses pencarian korban, Tim BPBD PPU juga turut dibantu oleh masyarakat setempat dengan mengerahkan sedikitnya 20 unit kapal kayu dan 7 unit kapal cepat milik masyarakat. "Iya, kami dibantu oleh masyarakat, semoga pencarian korban cepat membuahkan hasil," jelasnya.
Hingga kini, upaya pencarian korban masih terus dilakukan, mengingat kondisi korban yang diduga telah dibawa oleh buaya menuju ke sarangnya. Sampai beria ini dinggah, Tim BPBD PPU masih melakukan pencarian. "Kami masih terus melakukan penyisiran mas, karena posisi korban kami duga telah dibawa ke sarangnya," tutup Nurlaila. (Iqbal)
Editor : Redaksi