Potretkota.com - Tidak ingin kecolongan bom atau ada candaaan bom, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 menggandeng TNI dan Polri guna menciptakan kenyamanan dan keamanan pada penumpang menjelang lebaran.
"Apabila ada penumpang yang melakukan atau bercanda terkait isu bom, maka kami akan melakukan tindakan tegas dengan melakukan pengamanan dan menurunkan penumpang di stasiun terdekat," kata Senior Manajer Pengamanan Daop 8 Surabaya Made Gerinayasa, di stasiun Gubeng, Senin (4/6/2018).
Baca Juga: Beredar di Indonesia, 1500 Kartu Remi Aksara Jawa Ludes Terjual
Pada Potretkota.com, Made Gerinayasa agar semua nyaman, PT KAI mengerahkan 544 petugas keamanan internal dan 148 dari pihak TNI dan Polri. “Kegiatan pemahaman dilakukan mulai dari area stasiun dari pintu masuk hingga di atas kereta api. Hal ini dilakukan agar para penumpang aman dan nyaman sampai di stasiun tujuan,” akunya.
Baca Juga: Teror Penghapusan Berita Digital Jadi Sorotan, Praktisi Tekankan Perlindungan Karya Jurnalistik
Sementara Humas PT KAI Gatut Sutiyatmoko menghimbau kepada calon penumpang agar datang lebih awal serta serta tidak usah membawa barang berlebihan. Karena, PT KAI juga melakukan kegiatan bagi-bagi takjil, buka puasa, dan sahur gratis untuk penumpang.
Baca Juga: Polisi Sosialisasikan Bahaya Bullying di SDN Lambangan
"Selain ingin menyemarakkan Ramadan tahun ini, program ini juga dirancang untuk menyebarkan semangat berbagi kepada para pengguna jasa setia kereta api," tutup Gatut. (Tio)
Editor : Redaksi