Potretkota.com - Setiap tahunnya, Zaenal Afif Subeki menyebut mendapat uang dari Wakil Ketua DPRD Jatim, Hj. Anik Maslachah, S.Pd., M.Si senilai Rp30 juta. Suami Erma Novia Candra Gunawan ini membantah jika uang tersebut bagian dari hibah.
"Setiap tahun itu saya dikasih Tunjangan Hari Raya (THR)," ucap Zaenal Afif Subeki, di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Selasa (20/6/2023).
Baca Juga: Nama Korlap Hibah Pokir Kusnadi DPRD Jatim Dibongkar Lagi, Duh!
Selain Anik Maslachah, Zaenal Afif Subeki sebagai Kepala Sub Bagian Rapat dan Risalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, juga menerima uang dari Wakil DPRD Jatim Achmad Iskandar Rp50 juta, Anwar Sadad Rp10 juta, Ketua Komisi C Rp25 juta, Ketua Fraksi masing-masing Rp10-15 juta dan anggota DPRD Jatim Rp2-3 juta.
Mendengar hal tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arief Suhermanto SH MH heran dengan alasan yang dilontarkannya oleh Zaenal Afif Subeki. Lantaran, uang yang diterima suami dari Erma Novia Candra Gunawan, didapat setiap bulan Mei. "Pemberian ini setelah adanya Musrembang, setiap bulan April," terangnya.
Baca Juga: Terdakwa Hasanuddin Serahkan Uang ke Sae’an Choir Rp2,5 Miliar
Sementara, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Anik Maslachah membenarkan setiap tahunnya sudah memberi Zaenal Afif Subeki. Namun, bukan nilai Rp30 juta, melainkan hanya berupa sarung. "Nilainya kadang Rp250 ribu, kadang Rp500 ribu, paling tinggi Rp700 ribu," jelasnya.
Menurut Anik Maslachah, saat menjadi saksi terdakwa suap Sahat Tua Parlindungan Simandjuntak Wakil Ketua DPRD Jatim mengaku, hibah tiap tahunnya bukan seperti catatan yang dibeberkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Realisasi tergantung, tapi yang menentukan OPD terkait," akunya.
Baca Juga: Pendemo Minta KPK Bongkar Hibah Non Pokir Gubernur Khofifah
Dalam hal ini, KPK saat memeriksa Anik Maslachah menemukan barang bukti uang tunai Rp195 juta yang disimpan dalam jok sepeda motor suaminya beserta bukti tabungan. "Uang itu hasil menjual tanah Kavling di Sukodono Rp225 juta, sisanya untuk pengurukan Rp45 juta. Uang disimpan dalam jok ketika dibutuhkan untuk membayar tukang bisa langsung membayar," akunya. (Hyu)
Editor : Redaksi