Arca Ganesa dan Nisan Kuno Ditemukan di Kepulungan

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Sebuah benda nisan kuno ditemukan di makam Dusun Gondang dan Kabunan, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Nisan kuno tersebut berbentuk relief pahatan. Selain itu, dilokasi tersebut juga ditemukan banyak bata besar seperti bekas peninggalan jaman sejarah

Tidak hanya itu, di Desa Kepulungan juga di temukan benda batu berbentuk arca Ganesa di Dusun Kepulungan I dan batu andesit kotak mirip Dakon di Dusun Betas. Penemuan batu-batu tersebut terindikasi dari cagar budaya yang diyakini oleh warga sekitar adalah peningggalan prasejarah.

Baca Juga: Kopling Sawah, Bisnis Sederhana di Pasuruan Untung Jutaan Rupiah

Dari beberapa benda kuno yang ditemukan letaknya sangat dekat di tempat Wisata Sumber Air Panas Kepulungan. Tak heran kalau Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono mengkonsep tempat Wisatanya seperti era Majapahitan. Lebih menariknya lagi, Wisata sumber air panas Kepulungan akan dijadikan Aikon oleh Bupati Pasuruan. Hal ini dinyatakan pada saat Bupati Pasuruan meresmikan Wisata Transit Sumber Air Panas Wong Pulungan.

Baca Juga: Bisnis Vila Tretes Jelang Malam Tahun Baru 2026 Meredup

Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono mengatakan bahwa benda nisan kuno itu sangat diyakini peninggalan jaman sejarah. Karena dilihat dari situs internet dan buku sejarah yang ada, nisan itu sangat persis seperti benda peninggalan dari jaman mataram dan ada juga peninggalan jaman majapahit.

"Jadi saya yakin pertama kali saya melihat benda Nisan kuno, arca Ganesa dan batu kotak seperti Dakon adalah peninggalan sejarah. Soal makam yang ada Nisan berbentuk sperti bunga matahari, saya tidak tau makamnya siapa. Yang jelas akan saya telusuri termasuk benda-benda kuno yang ada di Desa Kepulungan," katanya.

Baca Juga: Drama Kolosal Perobekan Bendera Belanda di Surabaya

Lebih lanjut Didik menyatakan saat ini kita fokus mengembangkan dan masih membangun Wisata Sumber Air Panas Wong Pulungan. "Baru setelah luang, benda-benda yang diyakini jaman kuno tersebut kita fikirkan," tutupnya. (Mat)

Berita Terbaru