Potretkota.com - Menggunakan sarana meja kursi angkat sebagai tempat usaha, Kopling (kopi keliling) yang dikelola oleh kawula muda di tepi sawah kawasan exit tol Kota Pasuruan, siapa sangka terkadang mampu meraup untung jutaan rupiah.
Hanya menjual beragam jenis minuman sachet maupun racikan, usaha sederhana yang ada di lahan persawahan Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, ini ramai pengunjungnya.
Baca Juga: 55 Pejabat Dimutasi Wali Kota Pasuruan
Gatot Adidoyo, salah satu penjual Kopling mengatakan, usahanya di tepi jalan tol sempat ditertibkan petugas Jasa Marga. "Akhirnya kami pindah di jalan menuju makam Pohjentrek, diperbolehkan namun kalau hari Kamis harus libur karena ada peziarah menuju makam Covid," katanya.
Baca Juga: Reklame Rokok yang Roboh di Depan RSUD Bangil Diduga Ilegal
Pria perawakan tinggi ini menjelaskan, bahwa penjual Kopling dikawasan persawahan Pohjentrek sudah memiliki pelanggan tetap. "Ya lumayan lah, kalau lagi rame bisa tembus satu juta," tambah Gatot baru-baru ini kepada Potret Kota.
Ada 5 penjual kopling di kawasan ini. Selain menjual minuman, mereka juga menyediakan camilan makanan ringan kemasan dan gorengan serta cilok. "Ngopi disini asyik banyak teman dan bisa melihat pematang sawah serta kendaraan yang lalu lalang menuju jalan tol Gempol Pasuruan," ujar Aira Susanti, salah satu pelanggan.
Baca Juga: Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Reklame Rokok Roboh di Depan RSUD Bangil Pasuruan
Selain area makam Covid Pohjentrek, penjual Kopling juga berada di sekitar jembatan layang tol Pohjentrek, Dibawah jembatan Tol Pohjentrek serta di beberapa tempat lainya seperti jalan Panglima Sudirman Kota Pasuruan. (dyt)
Editor : Redaksi